Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Kemerdekaan Indonesia dan Dua Perempuan

Sudah 72 tahun bangsa kita merayakan kemerdekaan, bebas dari belenggu penjajahan bangsa lain. Ini adalah momen yang harus diperingati setiap tahun. Kemerdekaan negara Indonesia berbeda dengan kemerdekaan negara Singapura. Kemerdekaan kita diperjuangkan, sedangkan kemerdekaan Singapura diberikan. Ingatlah perjuangan para pahlawan kita yang bukan tanpa darah. Pikirkanlah betapa mahal dan berartinya hidup yang mereka korbankan sehingga kita boleh menikmati sebuah negara yang merdeka. Apakah kita, dengan tanpa rasa malu kepada mereka, kini hidup hanya memperjuangkan kepentingan aku dan keluargaku, ataukah kita melanjutkan estafet perjuangan untuk kepentingan sesama warga negara RI dan Negara Kesatuan RI?

Selengkapnya...

Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Remeh?

Buset susahnya sekarang mencari pembantu rumah tangga! Banyak yang mencari tetapi sedikit yang mau kerja.” “Iya, betul Jeng, tahu tidak sekarang hidup orang kota itu bergantung sama pembantu, bukan sebaliknya loh. Kita yang bergantung sama mereka.” Demikianlah secuplik percakapan antara dua ibu-ibu di pasar yang membahas tentang kebutuhan pembantu rumah tangga. Dapat disimpulkan dari percakapan tersebut, tuan-nyonya rumah sekarang semakin bergantung kepada pembantu, namun bukan demikian pada zaman dahulu kala.

Selengkapnya...

Transkrip

Pengakuan Iman Rasuli – Bagian 5: Butir Pertama (5)

Kita telah melihat betapa kegagalan kebudayaan-kebudayaan agung mengerti tentang asalnya dunia ini dan bagaimana Pengakuan Iman Rasuli telah memberikan pengertian yang begitu luar biasa. Kebudayaan Yunani yang menjadi dasar budaya Barat telah begitu unggul meneliti fenomena alam, memberikan kekuatan pendidikan, yang membuat kita menyekolahkan anak kita ke Barat, bukan ke India atau Afrika.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: Nationalism among Secularism vs. Christianity

Keberadaan suatu negara adalah sebagai sebuah wadah bagi sekelompok manusia yang berinteraksi satu dengan lainnya di dalam suatu wilayah baik secara geografis maupun hukum tertentu. Di dalam interaksi antarmanusia ini, prinsip keadilan dan kebaikan bagi banyak orang adalah hal yang mendasar dan harus ada. Tetapi sejarah menyatakan bahwa dosa selalu menjadi perusak relasi tersebut. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, interaksi antarmanusia sering disusupi dan terus diwarnai oleh prinsip ketidakadilan, kehausan akan kuasa dan harta, serta keegoisan yang begitu pekat.

Selengkapnya...

Artikel

Loving Our Enemies and Christian Nationalism

Relasi antarmanusia di dalam sebuah komunitas dapat terjadi saat relasi keunikan setiap pribadi saling melengkapi satu dengan lainnya terjadi. Di dalam relasi yang harmonis ini, kasih menjadi dasar yang sangat penting. Tetapi realitas dosa menjadikan relasi ini sulit harmonis. Natur dosa menjadikan manusia self-centered sehingga sifat egois atau individualis muncul di dalam relasi antarmanusia dan sekaligus menggantikan kasih sejati dengan kasih yang tertuju kepada diri. Konflik kepentingan pribadi terjadi di dalam relasi seperti ini. Saat konflik terjadi, kasih kepada diri menjadi utama.

Selengkapnya...

Artikel

Grand Concert Tour 2017: Suatu Refleksi

Sepertinya ada yang hilang dengan perkembangan budaya Indonesia. Ketertarikan akan musik klasik belum terlalu marak di kalangan masyarakat Indonesia. Adanya orang-orang yang sudah berprofesi memainkan musik klasik, dan munculnya berbagai jenis institusi pendidikan maupun gedung konser (Gedung Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Aula Simfonia Jakarta, Ciputra Artpreneur, dan Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail) tidak dapat menutup fakta bahwa musik klasik belum terdengar suaranya terlalu jelas di Indonesia.

Selengkapnya...

Artikel

Christianity, Pluralism, and Nationalism

Pluralitas masyarakat pasti ada dalam kehidupan bernegara di zaman modern ini. Globalisasi dan digitalisasi adalah dua gerakan yang sangat memengaruhi pluralitas tersebut. Hal ini dijelaskan dengan sangat menarik oleh Thomas L. Friedman di dalam bukunya The World is Flat.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: The Rise of Secularism #1

Semenjak kejatuhan manusia ke dalam dosa, sejarah umat manusia terbagi menjadi dua arus besar, yaitu kelompok yang takluk di bawah otoritas Allah dan kelompok yang memberontak kepada Allah. Kita harus memilih apakah kita mau hidup di tengah arus yang taat kepada Allah atau arus yang melawan Allah. Celakanya kekristenan sering kali tidak sadar akan keberadaan dua arus ini, atau mungkin juga mereka menyadari secara pengetahuan saja namun tidak memiliki kewaspadaan dan kepekaan akan bahaya yang ada.

Selengkapnya...

Ponder

Excess Baggage

Pernah mendengar seseorang mengatakan, “Saya punya masa lalu.” Ya, tentu saja setiap orang punya masa lalu, tetapi mestinya kita bisa menebak konteks yang dimaksudkannya. Ia bukan sekadar punya masa lalu, tetapi masa lalunya itu adalah masa lalu yang buruk. Kelam...

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk KKR Regional 2017 yang telah kembali diadakan seiring dengan mulainya tahun ajaran baru di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Berdoa untuk setiap tim yang sedang melayani di berbagai penjuru Indonesia sepanjang bulan Agustus 2017 ini, kiranya Tuhan menyertai mereka dan mengurapi mereka dengan kuasa untuk memenangkan jiwa-jiwa bagi Kristus.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
saya masuk Kristen di gereja pentakosta Gereja Bethel Indonesia tahun 2000, saya akui musik praise & worship ( p...

Selengkapnya...

Genre musik memberi warna pada dunia, begitu juga dalam musik gerejawi, selama itu pantas kenapa tidak, dan ukuran...

Selengkapnya...

Shalom slamt pagi, saya hanya ingin bertanya apakah ada materi untuk mempelajari tentang kitab wahyu terutama sesuai...

Selengkapnya...

Musik dan alat musik adalah ekspresi budaya. Bagi penyelera musik klasik silakan berselera. Tidak perlu memperalat...

Selengkapnya...

Terimakasih pejelasannya, baru ini saya tau makna bapak kami.selama ini hanya diucapkan saja sebagai doa hapalan.

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲