Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Julukan

Salah satu bentuk perundungan yang sering terjadi di sekolah adalah memanggil seseorang dengan julukan atau istilah tertentu. Sadar atau tidak sadar, kita pasti pernah melakukannya. Biasanya tindakan ini, mengejek atau melabel, dianggap sebagai candaan, bukan satu hal yang serius. Namun, bisa juga dengan sengaja hinaan diberikan untuk merendahkan seseorang. Tidak jarang, orang-orang dewasa juga melakukannya baik terhadap rekannya maupun terhadap yang lebih muda darinya. Ironisnya, ini juga terjadi di lingkungan sekolah Kristen, atau bahkan di gereja.

Selengkapnya...

Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

My Body Belongs To…

My body belongs to me… Banyak buku maupun video yang ditujukan untuk melindungi anak-anak kecil terhadap kejahatan seksualitas. Mereka diberi tahu bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri, karena itu tidak ada seorang pun yang boleh melihat ataupun menyentuh bagian tubuh mereka yang privat.

Selengkapnya...

Transkrip

Pengakuan Iman Rasuli – Bagian 15: Butir Kedua (9) Dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita

Iman merupakan suatu hal yang paling mendasar dan universal. Tidak ada agama yang kredonya lebih singkat, tepat, agung, dan sempurna dibandingkan dengan tiga butir tentang Allah di dalam Pengakuan Iman Rasuli.

Selengkapnya...

Artikel

Yakub, Sang Penikung yang Tertikung (Bagian 1)

Pernahkah kita ditikung orang lain, atau pernahkah kita menjadi penikung? Entah dalam pekerjaan, uang, pasangan, dan sebagainya; kisah menikung-ditikung bukanlah hal yang asing di telinga kita. Hanya ada 2 pilihan, tertikung atau menikung. Tragisnya, hal ini kadang dilakukan oleh orang yang dekat dengan kita. Menikung dan ditikung bukanlah fenomena baru dalam kehidupan manusia, tetapi pola ini sudah muncul dalam Alkitab Perjanjian Lama, artinya sudah lama dari zaman jebot. Mari kita menyoroti Yakub, tokoh yang merupakan manifestasi dari pola ini, si penikung ulung.

Selengkapnya...

Artikel

Menggumulkan Lima Kebangunan: Kebangunan Doktrinal (Sebuah Pengantar)

Sekitar sebelas tahun yang lalu, saya terlibat perbincangan hangat dengan seorang rekan senior di pelayanan mahasiswa. Ia adalah mantan koordinator persekutuan, dan kala itu baru menjadi staf junior pada salah satu lembaga pelayanan mahasiswa di Bandung. Karena kami cukup dekat, pembicaraan waktu itu segera menjadi sengit. Sebabnya, kami membicarakan soal keperluan adanya penyampaian materi doktrinal dalam dunia pelayanan mahasiswa, secara khusus di kampus kami.

Selengkapnya...

Artikel

Living God's Story through Culture

Hidup manusia penuh dengan cerita, baik yang kita alami sendiri maupun orang lain, baik cerita masa lalu, sekarang, maupun angan-angan masa depan, baik cerita aktual maupun imajinasi, baik cerita tragedi maupun komik. Manusia hidup di tengah-tengah berbagai macam cerita ini.

Selengkapnya...

Artikel

Epistemological Revival: Youth, Ideology, and Terrorism

Pada awal bulan Mei kita dikejutkan oleh rentetan aksi terorisme. Ada dua kemungkinan alasan atau motif mereka dalam menjalankan aksi bunuh diri tersebut, yaitu mereka terlibat di dalam sebuah jaringan organisasi atau mereka terbawa oleh sebuah ideologi yang tersebar melalui berbagai media.

Selengkapnya...

Artikel

Education and Pragmatism

“Education is the most powerful weapon which you can use to change the world!” Kutipan ini dikatakan Nelson Mandela berkenaan dengan signifikansi dari pendidikan bagi umat manusia. Pada umumnya, orang akan setuju dengan kutipan di atas karena kita percaya bahwa melalui pendidikan kehidupan manusia dapat diubah menjadi lebih baik. Tidak banyak yang menganalisis dan mengkritisi filsafat di balik sistem pendidikan zaman sekarang, apalagi membandingkan dengan yang Alkitab nyatakan tentang tujuan dari pendidikan itu sendiri.

Selengkapnya...

Ponder

Kurva Kehidupan

Mantan eksekutif korporasi global, Pierre B. Pirard, oleh sebuah situs disebut mendapat penghasilan total selama setahun sebesar 1 juta dolar Amerika lebih 49.705. Penghasilan sebesar itu mungkin sangat menggiurkan, tetapi yang lebih menarik adalah keputusan yang diambilnya. Anda dapat menemukan kisah lengkapnya di TEDx. Singkatnya, Pirard memutuskan meninggalkan pekerjaan yang berlimpah uang itu untuk menjadi seorang guru di sebuah sekolah di daerah Bronx-nya Brussels. Mengapa?

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk situasi keamanan dan politik di Indonesia, kiranya Tuhan berbelaskasihan kepada bangsa kita ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
3.Huldreich Zwingli a) He turns, in September 1522, to a lyrical defense of the perpetual virginity of the mother...

Selengkapnya...

2. John Calvin a) Helvidius displayed excessive ignorance in concluding that Mary must have had many sons, because...

Selengkapnya...

Apa kata para Refomator tentang Keperawanan kekal Maria : 1. Marthin Luther : a) Christ, our Savior, was the...

Selengkapnya...

Saya rasa jika Yesus dari salib mungkin saja banyak orang akan percaya bahwa Ia adalah Anak Allah. Namun andaikata...

Selengkapnya...

Kata siapa drum tidak alkitabiah? Mazmur 150:5 (TB) Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan...

Selengkapnya...

© 2010, 2018 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲