Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Mengapa Engkau Memanggil-Ku Tuhan?

Bukanlah kebetulan jika Lukas menempatkan khotbah Yesus tentang dua macam dasar setelah pohon dan buahnya (Luk. 6). Kedua khotbah tersebut menyoroti kesatuan antara jati diri dengan perbuatan. Namun, secara permukaan kedua khotbah tersebut tampak bertolak belakang. Pada khotbah yang pertama, tampaknya tidak ada ruang untuk perbedaan antara buah dan pohon, atau antara kata-kata dan perbendaharaan hati, tetapi khotbah kedua mempertanyakan seruan “Tuhan” kepada Yesus, dengan asumsi orang yang tidak menganggap-Nya Tuhan juga dapat memanggil-Nya demikian.

Selengkapnya...

Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Standing in the Gap

“Jangan deket-deket si bos kalo dia lagi marah atau ngamuk. Ntar bisa ikutan kena murka!” Dalam banyak kasus memang menjauh dari “gunung meletus” atau “bos meletus” memang tindakan yang bijaksana. Namun apa yang Musa lakukan ketika Tuhan murka melihat bangsa Israel menyembah anak lembu emas di kaki gunung Sinai? Musa tidak menjauh. Sebaliknya, ia malah mencoba meredakan kemarahan Tuhan. Musa bersyafaat bagi bangsa Israel.

Selengkapnya...

Transkrip

Pengakuan Iman Rasuli – Bagian 41: Butir Ketiga (11) Gereja yang Kudus dan Am

Pengakuan Iman Rasuli terbentuk dari tiga kepercayaan, yaitu: Aku percaya kepada Allah, Aku percaya kepada Yesus Kristus, dan Aku percaya kepada Roh Kudus. Inilah objek iman orang Kristen dari kekal sampai kekal, karena Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus adalah Allah Tritunggal yang sama Esa, sama kekal, sama mulia dan berkuasa, untuk selamanya, dari sebelum dunia dicipta sampai kiamat. Allah Tritunggal akan menjadi penunjang, pelindung, dan penopang bagi semua yang dicipta, khususnya Gereja yang ditebus. Allah Bapa mempersiapkan keselamatan sebelum dunia diciptakan, Allah Anak menggenapkan keselamatan melalui inkarnasi dalam sejarah, dan Allah Roh Kudus melaksanakan keselamatan yang sudah disiapkan dan direncanakan oleh Allah Bapa, dan yang sudah digenapi dan disempurnakan oleh Kristus, ke dalam setiap pribadi di setiap zaman, setiap bangsa, untuk menjadi orang Kristen yang dimiliki oleh Tuhan.

Selengkapnya...

Artikel

Reflection on Oratorio Messiah (8)

Lagu “Glory to God in the highest, and peace on earth” yang dinyanyikan oleh paduan suara merupakan lagu penutup dari scene 4. Chorus ini merupakan berita sukacita yang disampaikan oleh para malaikat. Daniel Block memberikan empat poin yang menjelaskan mengenai angel’s chorus tersebut. Pertama, pujian malaikat ini merupakan interpretasi Ilahi dari peristiwa yang sedang terjadi.

Selengkapnya...

Artikel

It Is (Not) Well with My Soul: A Reflection on Depression

Kita pasti pernah merasakan hidup yang kosong, hampa, dan tanpa gairah. Satu masa ketika hal sehari-hari yang kita lakukan tidak membawa “bahagia”, atau sepertinya sudah tidak ada maknanya lagi. Hobi yang tadinya membuat kita senang, sekarang terasa hambar. Pekerjaan sulit yang dilakukan sepertinya sudah tidak ada gunanya karena orang nanti akan melupakannya. Bisnis, usaha, atau kekayaan yang dibangun bertahun-tahun hilang dalam sekejap karena wabah yang mendunia. Keluarga dan sahabat datang dalam masa terbatas dan kemudian pergi untuk selamanya. Akhirnya, selamat datang depresi.

Selengkapnya...

Artikel

Banyak Alasan

Setiap kita pasti mengetahui bahwa penginjilan adalah panggilan utama kita sebagai orang percaya. Namun pengetahuan tersebut tidak cukup untuk mendorong kita untuk secara nyata menjalankan penginjilan. Umur kerohanian kita tentunya berbeda-beda, tetapi itu tidak menjadi alasan untuk kita tidak mengabarkan Injil. Meskipun kerohanian kita masih seumur bayi, kita pun wajib mengabarkan Injil, karena ketika kita mengaku bahwa kita percaya kepada Tuhan Yesus, di saat itulah kita menjadi murid-Nya dan menerima perintah dalam Matius 28:19-20.

Selengkapnya...

Artikel

COVID-19: Online Meeting, Saving Your Time, Redeeming Your Time

COVID-19 masih saja belum selesai. Dia masih menjadi pandemi di seluruh dunia. Dia masih menjadi ketakutan bagi banyak orang. Setiap negara berusaha untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian karena COVID-19 dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengurangi frekuensi pertemuan dengan orang lain atau mencegah kerumunan yang tidak perlu. Maka diterapkan physical distancing dan social distancing. Salah satu cara pencegahan, yang kemudian seolah-olah menjadi “wajib” dilakukan, adalah melakukan setiap kegiatan melalui online meeting. Apa yang kita rasakan dan alami dengan online meeting?

Selengkapnya...

Artikel

God: The Almighty in Authority

Banyak orang bertanya, mengapa bisa ada kejahatan (red: evil)? Bila ada Allah, mengapa ada kejahatan? Apakah benar ada setan? Mengapa Allah membiarkan kita menderita akibat kejahatan? Apakah manusia benar-benar bebas?

Selengkapnya...

Ponder

Mengapa Oh Mengapa?

Selain membaca Alkitab, mendengar audio Bible dapat memperkaya perenungan akan firman Tuhan. Saya merekomendasikan Saudara untuk membaca Keluaran 14 terlebih dahulu sebelum melanjutkan membaca. Nah, saat mendengar audio Bible Keluaran 14, saya tersentak saat ayat 15 dibacakan, khususnya ketika Tuhan berkata, “Why do you cry to me? Tell the people of Israel to go forward” (ESV). Dalam bahasa Indonesia kata “cry” diterjemahkan sebagai “berseru-seru”. Versi ILT menggunakan kata “berteriak-teriak”. Berteriak-teriak merupakan terjemahan yang lebih vulgar, yang mungkin lebih cepat dapat dipahami dibandingkan kata berseru-seru. Kita langsung dapat membayangkan suasananya yang kacau dan sangat panik.

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk kondisi masyarakat pada masa pandemi COVID-19 ini, di dalam masa sulit ini kiranya Tuhan berbelaskasihan dan memberikan kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan baik dalam masalah ekonomi, kesehatan, sosial, dan lainnya. Kiranya gereja diberikan kepekaan untuk dapat melayani jiwa-jiwa yang membutuhkan penghiburan dan pertolongan dalam masa sulit ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲