Buletin Pillar

Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Mulia – Hina - Mulia

“Maaf ya, rumahku berantakan” atau “Wah, jangan ke rumahku deh, seperti kapal pecah”. Mungkin itu kalimat yang keluar dari mulut kita ketika ada orang hendak berkunjung. Mungkin juga kita tidak mengucapkan kalimat itu, tetapi dengan segera kita membersihkan dan merapikan semuanya sebelum tamu datang. Atau mungkin tidak ada masalah sama sekali bagi kita, karena rumah kita senantiasa bersih dan rapi. Bagaimanakah sikap yang seharusnya? Tetapi yang pasti, kita tidak ingin memperlihatkan sisi yang kotor kepada tamu kita.

Selengkapnya...

Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Jangan Berzinah – Allah Keselamatanku

Mazmur 51 (Bagian 1)

Dari zaman ke zaman, problem perzinahan sudah ada dan bahkan sudah terlihat pergumulan dan berbagai contohnya sejak Perjanjian Lama, mulai dari Ruben, Yehuda, hingga raja yang paling terkenal yaitu Raja Daud dan Salomo. Problem perzinahan ini adalah problem yang tidak habis-habisnya dan melambangkan pergumulan umat Allah untuk setia kepada Sang Mempelai yang sejati yaitu Kristus dan bukannya berhala modern seperti teknologi, kepandaian, kebolehan, pencapaian, dan sebagainya.

Selengkapnya...

Transkrip

Pengakuan Iman Rasuli – Bagian 17: Butir Kedua (11) Yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus

Butir kedua Pengakuan Iman Rasuli merupakan bagian yang terpanjang dan terpenting dari seluruh Pengakuan Iman Rasuli dan yang membedakan agama Kristen dari agama-agama lainnya, yakni iman kepada Allah Tritunggal. Kita masih secara khusus memperhatikan kalimat “menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus”.

Selengkapnya...

Artikel

Menggumulkan Lima Kebangunan: Kebangunan Etika (Sebuah Pengantar)

Setelah dua bulan terakhir Buletin PILLAR membicarakan tentang dua kebangunan yang merangkai kerohanian seorang Kristen, kini kita akan membicarakan tentang kebangunan etika. Biasanya, pembicaraan tentang etika merupakan pembicaraan yang paling membosankan, terutama di kalangan generasi muda, karena gambaran umum yang hinggap pada benak generasi belia terkait dengan etika adalah soal rules, rules,dan rules. Manusia postmodern agak alergi dengan hukum. Ia selalu dianggap mewakili pengekangan. Ia pun selalu terasosiasi sebagai bagian dari otoritas yang bersifat represif. Tidak heran, gereja menjadi salah satu institusi yang paling ditinggalkan generasi muda beberapa dekade terakhir.

Selengkapnya...

Artikel

Mendapatkan dengan Melepas (Sebuah Refleksi Grand Concert Tour 2018)

Ratusan tahun yang lalu, di mana teknologi belum berkembang seperti sekarang, musik hanyalah konsumsi kalangan elitis. Musik hanya dinikmati oleh orang-orang yang memiliki uang, orang-orang kaya yang bisa membayar komponis untuk menggubah lagu sekaligus menyewa musisi untuk memainkan lagu tersebut di dalam rumah mereka. Akibatnya, pemusik bukanlah profesi yang umum pada saat itu. Mereka, para musisi ini, hanyalah orang-orang yang mendedikasikan seluruh hidupnya kepada seni yang dia cintai atau yang dia kuasai. Rakyat marginal tidak memiliki akses ke dunia musik karena ekonomi yang tidak mencukupi. Musik hanya dinikmati dalam kalangan lingkup yang sempit.

Selengkapnya...

Artikel

Thanos dan Yesus

Film Avengers: Infinity War mengisahkan Thanos, seorang tokoh antagonis yang menjadi momok bagi para jagoan Marvel. Tidak ada satu pun anggota Avengers yang bisa menghentikan aksi Thanos ini. Ia telah menjentikkan jari dan keinginannya telah terkabul.

Selengkapnya...

Artikel

Kebangkitan Etika di Tengah Zaman Postmodern

Coba perhatikan kisah hidup yang ditampilkan dari karakter Killmonger dan Thanos. Di satu sisi mereka digambarkan seperti seorang villain, tetapi di sisi lain justru karena merekalah ada “tujuan baik” yang tercapai.

Selengkapnya...

Artikel

Yakub, Sang Penikung yang Tertikung (Bagian 2)

Bayangkan jika apa yang Anda harap-harapkan akhirnya ditikung oleh orang lain, entah itu beasiswa, pekerjaan, atau misalnya pujaan hati Anda yang menikah dengan orang lain. Sedih, kesal, marah–semua perasaan bercampur aduk menjadi satu. Lagi-lagi, tema tikung-menikung kita jumpai pada babak selanjutnya dalam kisah kehidupan Yakub: pencarian pasangan hidup. Kali ini kita akan melihat bagaimana pernikahan Yakub harus berakhir dengan ditikung oleh orang yang dekat dengannya.

Selengkapnya...

Ponder

Tidur

Matahari terbenam, matahari terbit. Siklus ini menjadi penanda waktu. Waktu tidur dan waktu bangun. Mata anak-anak manusia, merem dan terbuka, mengikuti irama kemunculan matahari. Bahkan seluruh kehidupan manusia ditandai dengan dua keadaan tersebut yaitu tidur dan bangun. Keduanya tak terpisahkan karena tidak ada bangun tanpa tidur dan sebaliknya.

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk KKR Regional yang sedang berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Berdoa untuk setiap tim yang sedang melayani baik hamba Tuhan maupun pembicara awam, berdoa kiranya Roh Kudus menyertai mereka dan memberikan mereka kuasa dan hikmat untuk memberitakan Injil kepada siswa-siswi di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Luar biasa penjabaran yg kumplit dan jelas tentang Iman ditunggu tentang Pengharapan dan Kasih.

Selengkapnya...

Pada artikel Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 12), halaman 2 paragraf ke-4 terdapat kode html yang masuk ke dalam...

Selengkapnya...

Dimulai dari halaman 4 paragraf kedua merupakan pengulangan dari halaman 1. Mungkin bisa dihapus agar tidak...

Selengkapnya...

Dimulai dari halaman 4 paragraf kedua merupakan pengulangan dari halaman 1. Mungkin bisa dihapus agar tidak...

Selengkapnya...

Doktrin Yesus adalah 100%Allah dan 100% Manusia sunguh benar dan tidak terbantah. Kalau pengikut Kristus...

Selengkapnya...

© 2010, 2018 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲