Liputan & Wawancara

Konser Bach, Beethoven, & Brahms di Aula Simfonia Jakarta

Pada tanggal 19 Juli 2014 diadakan konser Bach, Beethoven, dan Brahms di Aula Simfonia Jakarta. Konser kali ini bertujuan untuk menunjukkan tiga komposer yang terpenting di sepanjang sejarah yang sering dikenal dengan tiga B (Bach, Beethoven, dan Brahms). Ketiga komposer ini merepresentasikan fondasi dari musik klasik yang masing-masing menunjukkan karakter era Barok, Klasik, dan Romantik. Konser ini dibawakan oleh Dr. Jahja Ling, conductor; Jessie Chang, pianist yang menampilkan Beethoven Piano Concerto No.2 in B-flat Major, Op. 19; Priscilla Ling, pianist muda yang memainkan Bach Piano Concerto in F Minor, BWV 1056; Seo Whal Ran, soprano; Song Kee-Chang, baritone; Jakarta Oratorio Society, choir yang menyanyikan Brahms Ein Deutsches Requiem, dan semua diiringi oleh Jakarta Simfonia Orchestra.

Dr. Jahja Ling adalah seorang conductor kelas dunia yang terkenal karena integritas musikal dan kedalaman ekspresinya. Saat ini Dr. Jahja Ling menjabat sebagai Music Director di San Diego Symphony, San Diego, USA, dan juga sebagai rekan dari Stephen Tong Evangelistic Ministries International. Konser ini merupakan penampilan debut oleh Priscilla Ling, anak dari Dr. Jahja Ling, berusia 11 tahun yang merupakan pianis termuda yang pernah berkolaborasi dengan Jakarta Simfonia Orchestra.

Redaksi Pillar

Agustus 2014

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk situasi keamanan dan politik di Indonesia, kiranya Tuhan berbelaskasihan kepada bangsa kita ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Mari kita saling mendoakan untuk perjuangan iman kita... Saya yakin doa kita masih berkuasa untuk mengubah setiap...

Selengkapnya...

3.Huldreich Zwingli a) He turns, in September 1522, to a lyrical defense of the perpetual virginity of the mother...

Selengkapnya...

2. John Calvin a) Helvidius displayed excessive ignorance in concluding that Mary must have had many sons, because...

Selengkapnya...

Apa kata para Refomator tentang Keperawanan kekal Maria : 1. Marthin Luther : a) Christ, our Savior, was the...

Selengkapnya...

Saya rasa jika Yesus dari salib mungkin saja banyak orang akan percaya bahwa Ia adalah Anak Allah. Namun andaikata...

Selengkapnya...

© 2010, 2018 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲