Liputan & Wawancara

Natal Bukan Hari Kebencian, Natal Adalah Hari Cinta Kasih: Liputan KKR Natal 2016

Desember adalah bulan yang sangat penting untuk orang Kristen di seluruh dunia, karena di bulan inilah kita merayakan hari kelahiran Tuhan Yesus, Sang Penebus. Bagi Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) dan Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI), bulan ini selalu dirayakan dengan rangkaian Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal di berbagai tempat, baik di dalam maupun luar negeri.

Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, KKR Natal Pdt. Dr. Stephen Tong yang diselenggarakan oleh STEMI diadakan di berbagai kota di Indonesia, seperti Surabaya, Batam, Medan, dan lain-lain, juga di luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, dan Hongkong.

Dalam persiapannya, panitia KKR terkadang menghadapi banyak kesulitan, seperti publikasi, pengadaan tempat, dan lain-lain. Dan di tahun 2016 ini, panitia harus menghadapi kesulitan yang cukup berat di mana acara KKR Natal di Bandung pada tanggal 6 Desember 2016 pada malam hari mendapat gangguan, karena demonstrasi yang diadakan oleh salah satu organisasi masyarakat (ormas) yang menuntut agar panitia memindahkan tempat KKR.

Kejadian ini sempat membuat banyak orang kecewa, sedih, dan marah. Akan tetapi Tuhan terus bekerja, Tuhan terus menyatakan kesetiaan, kebesaran, dan anugerah-Nya, karena dari kejadian ini juga membawa lebih banyak orang datang ke KKR-KKR Natal di tahun ini, sehingga lebih banyak orang dapat mendengar berita Injil di momen Natal ini. Kita juga bersyukur bahwa KKR Natal Bandung diadakan kembali pada tanggal 23 Desember 2016.

Alkitab mengatakan, “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna” (2Kor. 12:9a). Hal ini terlihat ketika di tengah-tengah situasi yang penuh intoleran, justru di sanalah Pdt. Dr. Stephen Tong menyampaikan pesan Natal yang sangat penting, “Natal bukan hari kebencian, Natal adalah hari cinta kasih.” Biarlah pesan Natal ini boleh mengingatkan kita bahwa Tuhan kita adalah kasih. Tuhan datang ke dunia ini untuk mencari orang-orang berdosa. Marilah kita belajar untuk mengasihi dan menghormati sesama melalui kasih yang terlebih dahulu Kristus telah nyatakan kepada kita.

Redaksi Pillar

Januari 2017

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲