Meja Redaksi

Agustus 2014

Salam pembaca PILLAR yang setia,

Bulan Juli 2014 akan dikenang oleh rakyat Indonesia sebagai suatu momen penting dalam sejarah demokrasi bangsa ini karena di bulan tersebut ratusan juta rakyat memilih presiden mereka yang akan memimpin mereka selama lima tahun mendatang. Suatu momen yang cukup menegangkan untuk menantikan pengumuman resmi siapakah yang menjadi presiden. Namun penantian menegangkan yang dinantikan dengan penuh harapan tersebut juga pernah dirasakan oleh bangsa Israel, bukan hanya dalam jangka waktu satu bulan, tetapi ratusan tahun. Tetapi ketika “Sang Raja telah Datang”, orang-orang menolak-Nya, karena “The Humble Way of the Glorious King”. Raja dan pemimpin-pemimpin dunia datang dan pergi bergantian, namun satu saat ketika “Kebenaran Sang Raja Segala Raja” dinyatakan dalam kedatangan-Nya kedua, semua manusia harus mengaku dengan bertelut. Siapkah Anda menyambut kedatangan Sang Raja itu?  

Redaksi Pillar

Agustus 2014

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk situasi keamanan dan politik di Indonesia, kiranya Tuhan berbelaskasihan kepada bangsa kita ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Shallom..., berdasarkan Yoh 10:30 dan Yoh 14:9 apakah Yesus itu Bapa yg disapa Yesus ketika Dia berdoa ?...

Selengkapnya...

Shallom... Terima kasih untuk renungan yang sangat memberkati. Kata-katanya tersusun dengan sangat bagus, saya sangat...

Selengkapnya...

Yth bpk Admin, 1. Kenapa umat Kristen harus memegang 2 kitab yaitu Taurat dan Injil. 2. Dalam memegang kedua...

Selengkapnya...

Saya sangat tertarik dengan ajaran reformed injili.. Setiap kali ada kegiatan di solo saya pasti harus bisa datang.....

Selengkapnya...

Terkadang kepahitan merupakan obat yg paling manjur untuk bertahan dalam menjalankan kehidupan sehari hari asalkan...

Selengkapnya...

© 2010, 2018 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲