Meja Redaksi

Februari 2014

Salam pembaca PILLAR yang setia,

Tema edisi ini adalah Kovenan. Allah berelasi dengan umat-Nya dengan diadakannya kovenan di sepanjang alur sejarah mulai dari Adam pertama hingga digenapi oleh Adam kedua. Allah yang berjanji adalah juga Allah yang akan menepati semua janji-Nya. Tema Kovenan ini akan sangat membantu kita untuk melihat alur benang merah isi seluruh Alkitab secara holistik dan berlanjut, sehingga kita tidak lagi melihat Alkitab sebagai kumpulan 66 kitab tanpa suatu kesatuan organik. Kiranya semua artikel dalam edisi ini bukan hanya membawa kita memahami, tetapi juga membawa kita berlutut dan bersyukur karena anugerah Allah yang demikian besar. Allah yang kudus yang tidak harus mengikat janji dengan kita, orang berdosa, telah mengadakan kovenan dengan kita. Puji Tuhan!

Redaksi Pillar

Februari 2014

Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk situasi global dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, berdoa kiranya setiap umat Kristen diberikan kekuatan oleh Tuhan di dalam menghadapi situasi ini dan mampu untuk menyaksikan Tuhan di dalam kehidupan mereka.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲