Meja Redaksi

Januari 2015

Salam pembaca PILLAR yang setia,

Setiap awal tahun kita mengucapkan salam tahun baru, tetapi apakah benar-benar ada sesuatu yang baru yang harus kita rayakan? Jangan-jangan kita hanya mengulang-ngulang kegagalan kita, masalah kita, yang sebenarnya sudah usang dan basi sejak bertahun-tahun.

Tradisi Buletin PILLAR adalah setiap edisi Januari membahas tema besar tentang Pemuda dan Gerakan Reformed Injili. Kita tidak menciptakan visi baru, kita tetap kepada visi yang sama, komitmen menghidupi Alkitab yang sama namun dengan semangat dan api penginjilan yang terus diperbarui. Wahai pemuda yang semangatmu sudah mulai pudar, mari kita bangkit dan memohon Tuhan berkenan kita mempunyai semangat mewarisi “legacy” melalui “Standing on the Shoulders of Giants” yang memampukan pilihan-pilihan kita sesuai kehendak-Nya dan menyerukan pembaruan iman murni sepanjang zaman.

Redaksi Pillar

Januari 2015

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Bersyukur untuk MRII Samarinda dan GRII Kebon Jeruk yang akan melakukan Kebaktian Dedikasi Gedung Baru pada tanggal 5 April 2018 dan tanggal 7 April 2018.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara dan firnanda: wartawan Koran B = - Gubernur memaksa pedagang Bakso di Sirabaya untuk Pindah tgl 21...

Selengkapnya...

Saya terlebih dahulu mohon maaf, kalau salah salah kata. Saudara dedi dari siantar, saya mau Tanya, kapankah Tuhan...

Selengkapnya...

Pertanyaan buat Wong Maruf....ayat - ayat Alkitab yang anda kutip sebagai dasar kesimpulan anda bahwa Yesus itu bukan...

Selengkapnya...

Martua Siringoringo Nggak usah bikin tafsir berlebihan, yang jelas Yesus sendiri menyatakan bahwa KEHIDUPAN YANG...

Selengkapnya...

Bpk Pdt. DR. Stephen Tong. Saya berTerimakasih banyak atas penyampain Isih Firman Allah (melalui Artikel ini)...

Selengkapnya...

© 2010, 2018 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲