Meja Redaksi

Mei 2018

Salam pembaca PILLAR yang setia,

C. S. Lewis mengatakan bahwa dengan melihat “yang bukan kita”, kita akan memiliki perspektif yang lebih luas. Kutipan ini dapat ditemui di artikel Seni adalah Pemborosan di mana penulis mencoba mengaitkannya dengan seni dan live performance. Sedangkan John Frame memaknai perspektif yang lebih luas di dalam kerangka berpikir triperspectivalism. Di dalam artikel Death kerangka berpikir tersebut dipakai untuk menganalisis tema “kematian”. Kematian adalah suatu dimensi yang sangat berbeda dari hidup ini yang menjadi titik existential moment yang mendorong seseorang berespons di hadapan Tuhan. Namun perspektif yang luas saja tidak memadai, penting setiap kita juga menjadi orang yang berhati luas, seperti yang menjadi peringatan dan pesan dari artikel Hati yang Luas.

Redaksi Pillar

Mei 2018

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk SPIK Keluarga 2019, kiranya firman yang akan dibawakan oleh setiap pembicara dapat memberikan pengertian yang holistik baik mengenai relasi kasih Tuhan dengan manusia maupun relasi kasih antarmanusia. Berdoa kiranya setiap peserta dapat mengerti prinsip kebenaran yang disampaikan dan mampu menerapkannya seturut hikmat-Nya.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Yesus itu adalah firman Allah yang telah menjadi manusia, Kata kunci : "Firman Allah telah menjadi manusis"...

Selengkapnya...

Tapi mengapa terkadang semua manusia merasa kalau saat mereka sdh ada di puncak itu mereka sudah merasa mempunyai...

Selengkapnya...

 The purpose of the knowledge and the university is that we can share the growth and development of our society and...

Selengkapnya...

Artikel kotbah di atas isinya singkat padat dan jelas. Tuhan berkati penulisnya. Ijinkan saya kiranya dapt...

Selengkapnya...

Terimakasih,sangat terberkati artikel ini Tuhan Yesus Memberkati

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲