Meja Redaksi

Oktober 2015

Salam pembaca PILLAR yang setia,

Edisi kali ini melanjutkan tema predestinasi bulan lalu, yaitu setelah dipilih dan ditetapkan, lalu apa? Penetapan kita bukan menjadi tujuan lalu kita berpuas diri, toh sudah selamat. Orang Kristen ditebus keluar dari dunia yang berdosa, untuk berkarya dan menebus kembali semua aspek dalam ciptaan yang sudah jatuh tersebut.

Artikel “Universitas Reformed Injili” misalnya mencoba menghadirkan aspek tentang penerapan karya penebusan tersebut dalam dunia Pendidikan Tinggi di Indonesia. Marilah hai segenap laskar-Nya bergiat bagi Kristus, jangan bersungut-sungut, dan akhirnya dihukum dan dibuang seperti bangsa Israel di padang gurun. Apakah anugerah pilihan Allah yang sudah kita terima itu mendorong kita bergiat atau malah lupa bersyukur dan bersungut-sungut?

Redaksi Pillar

Oktober 2015

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk pimpinan dan penyertaan Tuhan sehingga izin pendirian dan pelaksanaan Calvin Institute of Technology telah diberikan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi pada tanggal 18 Oktober 2018.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Mohon penjelasannya terkait "Etika hidup kita ditentukan oleh kebenaran Allah, bukan oleh diri kita...

Selengkapnya...

bersyukur dalam segala keadaan, semakin terberkati... biarlah kehidupan ini jadi seperti yang Tuhan perkenankan...

Selengkapnya...

Terima Kasih Yah...

Selengkapnya...

puji Tuhan...iamn yg disertai praktek syukur dalam segala musim hidup ini semakin meneguhkan pengharapan akan...

Selengkapnya...

Apakah orang Kristen harus merayakan hari raya Purim juga?

Selengkapnya...

© 2010, 2018 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲