Meja Redaksi

Oktober 2017

Salam pembaca PILLAR yang setia,

Edisi bulan ini adalah edisi yang spesial karena tepat 500 tahun kita memperingati Reformasi Protestan. Reformasi bermula di sebuah kota di Jerman belasan ribu kilometer jaraknya dari Indonesia. Apa yang ditulis oleh Martin Luther saat itu bagaikan sebuah batu yang dilempar ke tengah danau yang membuat riakan gelombang yang tidak terhenti ratusan tahun dan ribuan kilometer. Gelombang tersebut juga menggoncang semua sendi kehidupan baik itu yang langsung tentang iman kepercayaan maupun sains dan estetika seperti yang dibahas oleh artikel-artikel dalam edisi ini.

Seri Refo500 selama beberapa edisi terakhir ini memang membukakan signifikansi Reformasi selama 500 tahun, namun Reformasi bukan hanya untuk dikenang tapi untuk dihidupi dan diteruskan. Riak gelombang Reformasi masih terus harus berlanjut 500 tahun ke depan dalam setiap bidang kehidupan di mana kedaulatan Tuhan harus dengan tegas dinyatakan. Andakah penerus semangat Reformasi?

Redaksi Pillar

Oktober 2017

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional II bertemakan “Bertobatlah! Dan Hidup Suci” yang telah diadakan di Sumatra Utara yaitu di kota Kisaran, Rantauprapat, Pematangsiantar, dan Tarutung pada 7-10 Mei 2019.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Mungkin Mordekhai boleh disebut sebagai orang yang tunduk kepada hukum kerajaan, tetapi dia bukanlah orang yang...

Selengkapnya...

Hallo pak Stephen Tong, saya mau bertanya apakah kita percaya terlebih dahulu baru menerima roh kudus? Atau roh kudus...

Selengkapnya...

Salam. Terima kasih sebelumnya, saya sangat terberkati dengan pesan yang disampaikan. Namun alangkah baiknya definisi...

Selengkapnya...

Sangat memberkati. Mohon berbagi renungan harian nya. Terima kasih banyak Tuhan Yesus memberkati

Selengkapnya...

Menurut saya, Yang harus kita tanyakan dalam diri kita adalah apakah musik puji-pujian/lagu yg kita bawakan tersebut...

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲