Tulisan oleh "Dewi Arianti Winarko" (10 buah)

Resensi

Yang Penting Percaya Tuhan Yesus dan Diselamatkan?

Judul : Salvation Belongs to the Lord Sub judul : An Introduction to Systematic Theology Penerbit : P & R Publishing Company, 2006 Penulis : John M. Frame Tebal : 382 hal.

Selengkapnya...

Artikel

Dari Abraham sampai kepadaku... (The Genesis)

Salomo dicatat karena kebesaran dan hikmat bijaksananya; tidak ada raja lain yang seperti dia sebelum dan sesusahnya. Yosia dicatat karena hatinya yang kembali kepada Allah, untuk Allah; tidak ada raja lain yang seperti dia sebelum dan sesudahnya. Demikian juga Yesus Kristus, pewaris sejati takhta Daud, merupakan satu-satunya Mesias; tidak ada Mesias lain yang bangkit sebelum dan sesudahnya.

Selengkapnya...

Resensi

Emosi yang Dikuduskan

Judul : Pengudusan Emosi Penulis : Pdt. Dr. Stephen Tong Penerbit : Momentum Tebal : viii +397 halaman Cetakan : 1 – September 2007

Selengkapnya...

Liputan & Wawancara

Liputan KKR Papua 2010

Tahun ini kota Jayapura memperingati 100 tahun Injil masuk pertama kali di sebuah pulau, yang bernama Pulau Metu Debi, sebuah pulau kecil di seberang Teluk Youtefa di mana seorang misionaris Pdt. F.J.F. Van Hasselt, pada tanggal 10 Maret 1910, mendarat di Tanah Tabi dan memberitakan Injil di Papua. Selain Van Hasselt, ada beberapa misionaris lain yang juga berdatangan ke Papua, mulai dari daerah kepala burung – Manokwari, lalu menyusuri pantai, hingga masuk ke gunung-gunung di pedalaman. Papua terdiri dari ratusan suku dengan bahasa dan dialek yang berbeda-beda, sehingga bahasa menjadi salah satu hambatan terbesar dalam menyebarkan Injil ke dalam pulau tersebut, sampai sekarang penerjemahan Alkitab masih terus dilakukan. Namun hal tersebut tidak menghentikan pekerjaan Tuhan, Pekabaran Injil masih harus terus dikerjakan dan Papua menjadi ladang yang amat luas untuk penginjilan.

Selengkapnya...

Artikel

Resurrection - The True Hope and True Responsibility

Berapa banyakkah di antara kita yang mengharapkan akan kebangkitan? Sering kali hal ini tidak menjadi pergumulan yang secara serius dipikirkan dalam hidup Kristen sehari-hari. Mungkin kita akan mulai memikirkan signifikansi kebangkitan, ketika berhadapan dengan kematian orang yang kita kasihi. Karena dalam situasi kematian yang seketika menghentikan hidup dan menghentikan relasi, di situ kita mulai berharap akan kebangkitan, ada harapan akan sebuah kelanjutan. Lalu bagaimana jika konteks hidup kita tidak demikian?

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk situasi global dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, berdoa kiranya setiap umat Kristen diberikan kekuatan oleh Tuhan di dalam menghadapi situasi ini dan mampu untuk menyaksikan Tuhan di dalam kehidupan mereka.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲