Tulisan oleh "Izzaura Abidin" (9 buah)

Artikel

The Outcast

Apa yang terpikir pertama kali di kepala Anda saat mendengar kata ‘Natal’? Pohon Natal, Santa Claus, Rudolph the Red Nose Reindeer, Silver Bell, kado Natal, kaos kaki merah putih, kue castengel (atau kue nastar?), atau bahkan kombinasi warna merah-hijau? Well, sebagian besar dari kita mungkin akan memikirkan hal-hal seperti ini. Tapi tentu sebagai orang Reformed kita “jaim” sedikit lah, kita akan mengatakan bahwa yang pertama kali diingat dari Natal adalah bayi Yesus yang lahir. Atau bahkan kalau mau menggunakan kalimat yang lebih keren: “Allah Pribadi Kedua yang berinkarnasi menjadi manusia dalam rupa seorang bayi bernama Yesus” atau “Firman yang menjadi daging” – you name it. Tentu jawaban ini sangatlah benar, mengingat fokus utama dari berita Natal memang adalah Yesus yang lahir ke dalam dunia. Akan tetapi kali ini saya hendak memfokuskan pandangan kita sebentar – tanpa menggeser fokus utama dari Kristus tentunya – kepada peristiwa setelah Yesus itu sendiri lahir, yaitu peristiwa berita kelahiran Yesus yang disiarkan kepada gembala-gembala.

Selengkapnya...

Artikel

Redeeming the Youth through Social Media

“Hari gini gak punya Facebook?” Mungkin kalimat ini yang akan kita lontarkan apabila mengetahui bahwa seseorang tidak (atau belum) memiliki akun Facebook. Kalau tidak punya akun Facebook itu rasanya “aneh” – apalagi kalau ia adalah seorang anak muda. Bahkan mungkin di era digital dan internet ini seorang anak muda yang paling kuper sekalipun paling tidak memiliki akun Facebook (terlepas dari ia menggunakannya secara aktif atau tidak).

Selengkapnya...

Artikel

Wanita dalam Sejarah Gereja (Bagian 1)

Bulan lalu tepatnya pada tanggal 8 Maret, dunia baru saja merayakan International Women’s Day, lalu bulan ini tanggal 21 April Indonesia memperingati Hari Kartini, dan bulan Mei merupakan bulan di mana Amerika merayakan Hari Ibu. Maka dari itu, pada kesempatan ini sesuai dengan konteks yang ada, pembahasan akan bersifat women-centered. Selama ini — bahkan hampir selalu terjadi — sejarah Gereja didominasi oleh pria, sejarah hanya mencatat apa yang Bapa-bapa Gereja lakukan (tidak ada “ibu” Gereja bukan?), dan memang wanita kurang disorot dalam segala pembahasan sejarah Gereja. Padahal wanita bukan berarti tidak memiliki peran sama sekali; tidak semua wanita menjadi ibu rumah tangga yang semata bekerja di dapur.

Selengkapnya...

Artikel

Wanita dalam Sejarah Gereja (Bagian 2)

Setelah membahas konsep wanita dan pandangan akan perannya, kali ini kita akan meninjau para wanita yang berperan penting dalam sejarah gereja, suatu potret sejarah yang sering kali dilupakan dan tidak begitu dihiraukan.

Selengkapnya...

Artikel

The Age of Great Distraction

Distraksi… Salah satu kata yang cukup sering menghantui seorang mahasiswa yang sedang belajar, mengerjakan paper, atau menyusun skripsinya. Banyak dari kita mungkin memiliki pengalaman ini: satu tab membuka Google untuk mencari bahan paper, tab yang lain facebook.com, tab berikutnya Youtube, dan seterusnya (dan ini terjadi ketika saya sendiri sedang menulis artikel ini). Membuat paper atau skripsi sekitar lima menit. Lalu buka facebook selama 10 menit, dilanjutkan lagi dengan Youtube selama 15 menit bahkan sampai 1 jam. Tak terasa waktu terus berjalan dan ketika kita menengok ke jam dinding, waktu telah menunjukkan pukul 12 malam – yang artinya satu hari sudah lewat.

Selengkapnya...

Artikel

Living in the Last Days: What will the Future be Like?

Artikel-artikel sebelumnya telah membahas tema Creation, Fall, Redemption, kali ini kita sampai pada puncaknya yaitu Consummation. Ketika memikirkan tema Consummation, otomatis pikiran kita akan tertuju pada apa yang akan terjadi nanti di masa depan. Ketika mendengar kata “masa depan”, secara paradoks seseorang dapat memiliki dua perasaan sekaligus. Di satu sisi, terdapat harapan dan ekspektasi yang tinggi akan masa depan: seseorang memiliki ambisi, cita-cita, impian, dan bayangan akan dunia maupun hidupnya sendiri. Namun di sisi yang lain, terdapat kegelisahan dan ketakutan akan seperti apa jadinya masa depan, akan dibawa ke mana dunia ini dan juga hidup kita.

Selengkapnya...

Artikel

Menjadi Seorang (Pemuda) Reformed Injili: Sebuah Refleksi Pribadi

Sebagian besar dari Anda mungkin mengetahui lagu yang berjudul “Dia Pusat Hidupku”. Dalam teks bahasa Inggrisnya, kalimat “What is that to me?” diulang dua kali. Penulis lagu selalu berusaha untuk mengaitkan pekerjaan Tuhan dengan makna eksistensial bagi dirinya. Ketika saya melihat kebesaran tangan Tuhan dalam alam ciptaan, apa artinya itu bagi saya?

Selengkapnya...

Artikel

The Suffering Messiah and The Glorious Messiah

Pada dasarnya, orang-orang percaya dalam Perjanjian Lama (PL) melihat kepada masa depan: Mesias yang dijanjikan Allah Bapa itu akan datang, menyelamatkan umat-Nya dari keterpurukan dan dari penyakitnya. Permasalahannya adalah, kapan? Bagaimana? Semua itu masih kabur bagi mereka.

Selengkapnya...

Artikel

There is No Room: Sebuah Refleksi Pribadi tentang Kehidupan

Pada kesempatan kali ini, saya tidak akan secara langsung membicarakan tentang Natal, peristiwanya, maupun original meaning-nya. Saya akan “mencomot” satu frasa saja dari Lukas 2:7 yaitu “tidak ada tempat” – there was no room.

Selengkapnya...

Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk situasi global dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, berdoa kiranya setiap umat Kristen diberikan kekuatan oleh Tuhan di dalam menghadapi situasi ini dan mampu untuk menyaksikan Tuhan di dalam kehidupan mereka.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲