Tulisan oleh "Nikki Tirta" (19 buah)

Artikel

Kejatuhan Manusia: Sebuah Refleksi Sandiwara Hidup

Dunia berdosa ternyata manis dan menarik (oh ya?). Kejatuhan manusia menjadi salah satu kisah dari cerita keseluruhan dunia. Tidak menerima fakta keberdosaan sama dengan penolakan terhadap Tuhan, sebab Tuhan menyatakan dengan jelas bahwa dunia (terutama manusia) berada di dalam kuasa dosa. Jadi apa yang harus kita mengerti dari kisah ini? Dan bagaimana kita bisa melihat Tuhan yang baik di dalam kisah kejatuhan manusia yang buruk?

Selengkapnya...

Artikel

Kristus Sang Penebus

Panggung dunia tidak pernah berpengharapan jika kisah penebusan yang dikerjakan Allah tidak pernah hadir di dalam dunia. Jikalau kisah kejatuhan manusia menjadi duka yang mendalam yang mengawali pemberontakan manusia, maka kisah penebusan menjadi kisah yang membawa penghiburan dan memimpin manusia kepada pendamaian dengan Allah. Namun, sekalipun penebusan oleh Kristus menjadi kisah yang membawa sukacita besar, bukan berarti kisah ini tidak mengandung kepedihan yang mendalam. Sebab di dalamnya Allah Tritunggal menanggung ganjaran atas kejahatan manusia terhadap diri-Nya.

Selengkapnya...

Artikel

Pemuda Kristen: Bangkitnya Generasi yang tidak Mengenal Allah di Tengah-Tengah Kelompok yang Religius

Dalam setiap zaman ada satu hal yang tidak dapat dibendung: harus berakhirnya satu era dari sebuah generasi. Namun bersamaan dengan hal tersebut, generasi yang baru selalu diharapkan segera muncul. Demikianlah setiap ras, etnik, dan bahkan suatu bangsa dapat bertahan untuk tetap hadir di dalam dunia. Suatu kelompok masyarakat akan punah jikalau generasi yang tua sudah akan berakhir sedangkan generasi yang muda tidak kunjung datang. Bagaimanakah kita harus menjawabnya?

Selengkapnya...

Artikel

Taurat, Tatanan Masyarakat, dan Keadilan Sosial: Peranan hukum Taurat dari Mesir Kuno hingga era reformasi dan dunia modern

Pada zaman modern ini kita mulai menemukan kecenderungan negara-negara maju di Barat memisahkan religi dari ranah publik. Dengan mengedepankan kebebasan manusia sebagai seorang individu yang berhak atas segala hal berkenaan dengan diri mereka sendiri (termasuk kepercayaan), aktivitas religius diekskomunikasikan kepada wilayah privat. Menyatakan kepercayaan/iman pada wilayah publik akhirnya menjadi salah satu daftar pelanggaran tindak pidana di dalam pengadilan negara. Suatu hal yang mungkin ironis ketika menelusuri betapa religiusnya dahulu negara dan pendiri-pendiri mereka.

Selengkapnya...

Artikel

Inaugurasi Kerajaan Allah: Melihat, Mengerti, dan Mempersiapkan Diri: Sebuah refleksi singkat dari bagian-bagian hidup di sekeliling Yohanes Pembaptis

Sebuah masa pengantara yang bisu. Itulah gambaran yang dapat kita bayangkan tentang masa di antara akhir dari Perjanjian Lama menuju awal dari Perjanjian Baru. Bangsa Israel tidak lagi mendapati anugerah yang dulu pernah begitu limpah hadir di tengah-tengah bangsa mereka, kehadiran suara Tuhan yang intim.

Selengkapnya...

Artikel

Counterfeits of God

Kejatuhan manusia ke dalam dosa ternyata menjadi suatu kisah pilu di sepanjang sejarah hingga dunia ini berakhir. Ketidakmampuan manusia untuk pulih dari kejatuhan tersebut menjadi babak baru dari kisah dunia. Dari kejahatan kepada kejahatan menjadi salah satu tema yang kita temukan bersandingan dengan tema penebusan Tuhan di dalam sejarah.

Selengkapnya...

Artikel

Alkitab, Sejarah, dan Komunitas Umat Allah: Konsep doktrin wahyu dan keterkaitannya dalam menemukan bentuk dan makna komunitas

Iman Kristen yang boleh ada sampai sekarang tidak pernah terlepas dari perjuangannya yang berat dan perjalanannya yang panjang. Ribuan tahun sejarah iman Kristen dibentuk melalui pembukaan-pembukaan pengertian di dalam konteks yang Allah hadirkan. Zaman/masa-masa tertentu menjadi bagian yang Allah munculkan untuk menyingkapkan tema-tema tertentu di dalam perjalanan iman kekristenan.

Selengkapnya...

Artikel

The Returning King of the Kingdom: Perenungan akan Kaki Dian dan Kasih Mula-mula dari Konteks Jemaat di Efesus

Salah satu bagian yang menarik dari Kitab Wahyu adalah peringatan yang disampaikan kepada jemaat di tujuh macam Gereja. Tiap Gereja pada tulisan tersebut digambarkan dengan konteks tersendiri, yang merupakan bagian dari kehidupan iman kita saat ini.

Selengkapnya...

Artikel

Solus Christus?

Mengapa kejadian dari 500 tahun lalu bisa kita katakan sebagai sesuatu yang sangat signifikan pada kehidupan kita di masa sekarang? Apa yang membuatnya begitu bermakna? Dan masih relevankah nilai-nilai perjuangan pada abad ke-16 dengan abad ke-21?

Selengkapnya...

Artikel

Generation that Stands the Test of Time? Sebuah Pengantar Refleksi terhadap Generasi Muda Kristen

Setelah berjuang 40 tahun di masa hidupnya, dia harus digeser pula oleh waktu. Ia menjadi sebuah gambaran bagaimana zaman dengan segera menggeser apa yang telah ia perjuangkan seumur hidup, dan pergeseran tersebut dilakukan dengan tanpa ampun. Seolah-olah waktu mau menyatakan bahwa dirinya sabar menunggu, namun yang sekaligus kejam; karena di dalam ujiannya, orang yang tadinya berdiri dengan gagah pada akhirnya akan tertunduk lemah dan tak berdaya.

Selengkapnya...

Artikel

Beban Menjadi Seorang Reformed Injili

Menjadi seorang Kristen di zaman ini memang nyaman; atau bahkan, menyenangkan. Dalam konteks ke-Indonesia-an, tampaknya keberadaan iman kita tidak terlalu diganggu oleh penganiayaan. Kita sebagai orang Kristen masih dapat menjalankan aktivitas keagamaan kita dengan cukup bebas. Keberadaan umat kristiani di Indonesia tidak sampai diburu oleh negara; seperti pada negara-negara komunis misalnya.

Selengkapnya...

Artikel

Menggumulkan Lima Kebangunan: Kebangunan Doktrinal (Sebuah Pengantar)

Sekitar sebelas tahun yang lalu, saya terlibat perbincangan hangat dengan seorang rekan senior di pelayanan mahasiswa. Ia adalah mantan koordinator persekutuan, dan kala itu baru menjadi staf junior pada salah satu lembaga pelayanan mahasiswa di Bandung. Karena kami cukup dekat, pembicaraan waktu itu segera menjadi sengit. Sebabnya, kami membicarakan soal keperluan adanya penyampaian materi doktrinal dalam dunia pelayanan mahasiswa, secara khusus di kampus kami.

Selengkapnya...

Artikel

Menggumulkan Lima Kebangunan: Kebangunan Epistemologi (Sebuah Pengantar)

“Apa itu kebenaran?” Ini adalah pertanyaan yang mewakili pertanyaan dunia kita saat ini. Sebuah pertanyaan yang dahulu juga pernah ditanyakan oleh Pilatus kepada Kristus ketika ia harus mengadili atas nama kebenaran di tengah-tengah tekanan keadaan. Manakah yang benar? Membiarkan terjadinya kerusuhan massal akibat provokasi sekelompok kaum elitis agamais? Atau menuruti permintaan mereka dengan memvonis Orang Yang Tak Bersalah agar tak terjadi pertumpahan darah?

Selengkapnya...

Artikel

Menggumulkan Lima Kebangunan: Kebangunan Etika (Sebuah Pengantar)

Setelah dua bulan terakhir Buletin PILLAR membicarakan tentang dua kebangunan yang merangkai kerohanian seorang Kristen, kini kita akan membicarakan tentang kebangunan etika. Biasanya, pembicaraan tentang etika merupakan pembicaraan yang paling membosankan, terutama di kalangan generasi muda, karena gambaran umum yang hinggap pada benak generasi belia terkait dengan etika adalah soal rules, rules,dan rules. Manusia postmodern agak alergi dengan hukum. Ia selalu dianggap mewakili pengekangan. Ia pun selalu terasosiasi sebagai bagian dari otoritas yang bersifat represif. Tidak heran, gereja menjadi salah satu institusi yang paling ditinggalkan generasi muda beberapa dekade terakhir.

Selengkapnya...

Artikel

Menggumulkan Lima Kebangunan: Kebangunan Pelayanan (Sebuah Pengantar)

Setelah terjadi kebangunan doktrinal, epistemologi, dan etika, kebangunan pelayanan harus menyusul. Semakin seseorang mengenal kebenaran, sudah seharusnya semakin ia ingin melayani Tuhan. Ekspresi dari keinginan melayani Tuhan tersebut tidak akan pernah terlepas dari persinggungannya dengan gereja di dunia; baik visible maupun invisible. Melayani Tuhan adalah berbagian di dalam pelayanan institusi gerejawi. Tetapi fakta perjalanan realitas institusi ini tidak selalu tercatat dengan tinta putih. Ia sering kali terpotret hitam legam dan kelam. Setidaknya sejak gereja dikenal secara institusional pada masa Perjanjian Baru, berbagai penyimpangan telah terekam. Keterlibatan para rohaniwan di dalam percaturan politik kekuasaan, korupsi, hingga pengejaran seksualitas yang amoral, menambah pandangan miring terhadap institusi gereja. Inilah yang membuat banyak orang bertanya-tanya hingga sekarang, benarkah gereja adalah perwakilan Allah di dunia?

Selengkapnya...

Artikel

Menggumulkan Lima Kebangunan: Kebangunan Mandat Budaya (Sebuah Pengantar)

Iman Kristen seharusnya tidak mengasingkan seseorang dari ruang publik. Kebangunan kelima dari rangkaian kebangkitan pemuda Reformed Injili membawa kita kepada suatu pemahaman bahwa kita dipanggil sebagai garam dan terang dunia. Manusia diperintahkan untuk “memenuhi, menguasai, dan menaklukkan” bumi sebagai gambar dan rupa Allah.

Selengkapnya...

Artikel

Lima Kebangunan dan Penginjilan

Kelahiran baru seseorang, yang menjadi awal dari hadirnya kebangunan spiritual, hanya mungkin terjadi dari iman yang timbul karena mendengar firman Kristus. Dari sanalah Roh Kudus akan bekerja secara efektif di dalam hidup orang percaya, menjadikan mereka sebagai “yang baru” dari Allah, dan juga akan memimpin mereka kepada kesempurnaan.

Selengkapnya...

Artikel

Nahum Bukan Sekadar Soal Kejatuhan Asyur

Tidak ada yang pernah menyangka bahwa Asyur, beserta Niniwe yang besar itu, dapat runtuh dan kini tak berbekas. “Apakah yang menyebabkan sebuah kaum dapat bertahan?” menjadi sebuah pertanyaan pokok. Kita akan melihat, ternyata jawabannya bukan karena kekuatan militernya, bukan karena kekuatan ekonominya, bukan karena stabilitas politiknya, dan bukan pula karena besar luas wilayah jajahannya.

Selengkapnya...

Artikel

Kekristenan yang Kalah

Profesor Pierre Berthoud membuka sesi kapita selekta (kapsel) siang itu dengan satu pernyataan, “Kekristenan di Eropa sudah lama mengafirmasi dunia.” Pernyataan itu disampaikan pada konferensi dunia World Reformed Fellowship, di Jakarta. Namun entah mengapa hari itu, peringatan 400 tahun Synod of Dordt, harus dibuka dengan kalimat yang semacam demikian.

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk pimpinan Tuhan selama 30 tahun bagi GRII.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Sebenernya simple mengenai ilmu tentang hidup. Ya kita harus terima kenyataan , dan kita harus punya tujuan hidup....

Selengkapnya...

maaf ternyata kesalahan pada setingan di komputer saya, syalom

Selengkapnya...

hurufnya sulit di baca... mungkin akan leih baik klw menggunakan huruf standart syalom TUHAN MEMBERKATI

Selengkapnya...

Sepertinya bagian Penutup tidak menjawab pertanyaan. Sy sebagai org awam yg mau datang kpd TY jadi bingung dengan...

Selengkapnya...

Tulisan ini sangat membantuku terlebih saat aku menyiapkan sebuah renungan untuk dibagikan kepada Oma dan Opa di...

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲