Tulisan oleh "Simon Lukmana" (31 buah)

Artikel

Eschatological Life

“Hidup itu udah susah jangan dibuat lebih susah, pikirin aja yang ada di depan mata, jangan kejauhan.”  Jawaban seperti itulah yang mungkin kita dapatkan saat berbicara mengenai tujuan akhir dari hidup dengan pemuda-remaja pada saat ini. Mereka cenderung untuk menjalani hidup sebagaimana adanya. “Lulus sekolah, masuk universitas top, dapet kerja dengan gaji besar dan jabatan yang prestigious , dapat pasangan hidup yang ok, menikmati hidup, jadi tua….. and that’s the end of the story.”

Selengkapnya...

Artikel

Konsep Gereja di dalam Perjanjian Lama

Setiap orang memiliki sejarah, baik yang sifatnya personal seperti sejarah leluhur keluarga, hingga yang komunal seperti sejarah suku bangsa. Sejarah tidak pernah bisa kita abaikan ataupun tinggalkan. Seperti kalimat yang sering kali dikutip oleh Pdt. Stephen Tong dari tulisan seorang sejarawan Will Durrant bahwa seorang yang kehilangan atau tidak lagi tahu akan masa lalunya adalah seorang yang tidak memiliki identitas. Tetapi justru ironisnya adalah pembelajaran mengenai sejarah bukanlah pembelajaran yang diminati.

Selengkapnya...

Artikel

The Humble Way of The Glorious King

Coba kita bayangkan kalau kita memiliki konteks hidup seperti ini. Hidup sebagai kaum marjinal (mungkin miskin, minoritas, atau dikucilkan) yang hidup di tengah kondisi yang begitu rusak. Pemerintah tidak bisa menjadi harapan karena bukan kepentingan bersama yang diutamakan. Ekonomi tidak dapat dijadikan sandaran karena dipenuhi oleh ‘serigala-serigala’ rakus yang menggerogoti demi memuaskan hasratnya yang cinta akan uang.

Selengkapnya...

Artikel

Kingdom of God Community and Its Uniqueness

Manusia hidup tidak pernah bisa terlepas dari komunitas. Manusia itu adalah makhluk sosial yang berinteraksi dengan manusia lain dan membentuk komunitas-komunitas. Di dalam komunitas ini manusia bisa saling membangun satu dengan yang lainnya atau seperti yang dikatakan oleh Alkitab dalam 1 Korintus 15:33, bahwa pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik, maka komunitas pun memiliki daya destruktif.

Selengkapnya...

Artikel

Christian View on People in Organization

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak mungkin terlepas dari organisasi. Karakteristik organisasi ini bersifat permanen tetapi hanya di dalam jangka waktu tertentu. Begitu terjadi pergantian di dalam kepemimpinan organisasi ini, maka karakteristiknya pun akan mengalami perubahan. Di saat manusia tidak lagi dianggap sebagai personal dan hanya menjadi bagian dari sebuah sistem organisasi yang impersonal, maka sebuah pemutarbalikan ordo terjadi dan akan menyebabkan ketimpangan dalam organisasi itu. Ketimpangan ini dapat kita lihat di dalam sejarah perkembangan pemikiran manajemen sumber daya manusia yang dimulai dari sebelum Revolusi Industri hingga zaman ini.

Selengkapnya...

Artikel

Mungkinkah Manusia Digantikan oleh Mesin: Sebuah Pengantar Cara Pandang Kristen terhadap Artificial Intelligence

AI adalah studi yang sangat diharapkan untuk dapat mengembangkan suatu teknologi yang sangat canggih yang dapat memudahkan hidup manusia. Ide-ide yang begitu spektakuler terus diusahakan agar dapat terjadi.

Selengkapnya...

Artikel

Are We Qualified to be Predestined?

Doktrin Predestinasi adalah salah satu doktrin yang sering diperdebatkan. Secara logika, doktrin ini memang sangat sulit diterima oleh akal budi manusia. Selain memang kita terbatas sebagai ciptaan, akal budi kita pun sudah tercemar oleh dosa. Inilah alasan kesulitan kita dalam memahami doktrin ini, dan juga doktrin-doktrin lain pada umumnya. Cara berpikir kita sebagai manusia berdosa terus kita bawa dalam mempelajari kebenaran firman Tuhan.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics

Dalam setiap zaman, perhambaan uang akan selalu kita jumpai. Baik orang miskin maupun orang kaya rentan terhadap hal ini, orang yang kurang terdidik maupun yang pintar, sama-sama dapat terjerat perhambaan ini. Permasalahan uang ini semakin parah di dalam beberapa tahun terakhir. Krisis ekonomi tahun 2008, krisis Eropa, hingga perlambatan ekonomi Tiongkok yang berdampak signifikan dalam kelesuan ekonomi dunia semakin jelas menunjukkan akan kerakusan manusia akan uang. Pengejaran akan keuntungan yang tinggi dengan mengorbankan pihak yang lain bahkan sampai merusak sistem ekonomi dunia.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (2): Creational View - Reformed Metaphysics

Seperti yang dikatakan oleh Stapleford bahwa inti dari ilmu ekonomi adalah mengenai value atau etika. Tetapi untuk membangun sebuah cara pandang yang komprehensif, tidak cukup hanya dengan etika. Maka pada beberapa artikel ini dan selanjutnya akan memberikan integrasi Reformed Theology dan bidang ekonomi dengan menggunakan framework Christian Worldview (CWV).

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (3): Creational View - Reformed Epistemology

Hidup sebagai seorang Kristen pada zaman ini mudah sekali untuk jatuh atau terjebak di dalam cara pandang yang sempit, yaitu memandang kekristenan hanya sebagai aktivitas religius dan kehidupan etika umum. Saat disodorkan ayat 1 Korintus 10:31, kebanyakan kita akan gagal dalam melihat bagian ini sebagai panggilan untuk memuliakan Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (4): The Effect of the Fall in Ethic

Banyak peristiwa yang terjadi di dalam sejarah, tetapi untuk peristiwa yang memiliki dampak luas serta efek yang semakin besar, meluas hingga kepada setiap orang dan berkelanjutan hingga saat ini tidaklah banyak. Peristiwa seperti Perang Dunia adalah peristiwa yang besar terjadi di dalam sejarah, tetapi dampaknya mungkin sudah tidak lagi dirasakan oleh generasi-generasi baru di zaman ini. Mungkin yang termasuk dalam kategori ini adalah Revolusi Industri.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (5): The Effect of the Fall in Metaphysics

Permasalahan-permasalahan ekonomi yang timbul saat ini karena efek dari kejatuhan manusia ke dalam dosa. Hal ini senada dengan perkataan Cornelius Van Til untuk tidak mereduksi etika kepada metafisika.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (6): An Overview of Economics Thought

Pada umumnya, ilmu ekonomi dimengerti sebagai ilmu yang membantu manusia mencapai kesejahteraan hidup. Banyak orang yang menekuni bidang ini, berharap masa depannya memiliki standar hidup yang lebih layak. Metodologi demi metodologi dikembangkan agar harapan ini dapat tercapai. Salah satu indikator yang sering diasosiasikan dengan kesejahteraan adalah pertumbuhan ekonomi (economic growth).

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (7): An Overview of Economics Thought - Micro- and Macroeconomics

Waktu adalah penguji yang paling autentik. Prinsip ini sering kita dengar dan juga sangat relevan bagi perkembangan dunia pemikiran. Saat sebuah arus pemikiran tidak lagi menjawab permasalahan, cepat atau lambat pasti akan digugurkan oleh sejarah. Dengan gugurnya sebuah pemikiran, pasti akan memunculkan arus pemikiran berikutnya, yang sering kali menjadi antitesis bagi pemikiran sebelumnya.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (8): Redeeming Our Heart

Hal apakah yang paling sulit dalam membangun ilmu ekonomi yang berdasarkan firman Tuhan? Mengapa hingga saat ini praktik ekonomi terlihat jauh dari kebenaran Alkitab? Sudah banyak theolog, ekonom, bahkan filsuf Kristen yang berusaha membangun ekonomi yang Alkitabiah, tetapi rasanya semua hal itu seperti impian yang tidak mungkin tercapai. Apa yang salah?

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (9): Redeeming Our Society

Banyak revolusi yang pernah terjadi dalam sejarah umat manusia. Di dalam konteks ekonomi, kita mempelajari beberapa revolusi besar. Salah satu yang penting adalah revolusi industri. Selain revolusi industri, salah satu yang membawa perubahan signifikan adalah revolusi teknologi informasi. Revolusi ini ditandai dengan penemuan komputer.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (10): Redeeming Our View of Money

“Uang bukan segalanya, tetapi segala sesuatu butuh uang.” Ini adalah salah satu pernyataan mengenai uang yang sering kita dengar. Kalimat ini di dalam batasan tertentu bisa menggambarkan situasi kita saat ini. Kalimat ini menyatakan bahwa keberadaan uang, khususnya bagi masyarakat metropolitan saat ini, sangatlah krusial.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (11): Sharing of God's Gift (Christmas Special Edition)

Ekonomi sering kali dijadikan wadah untuk mewujudkan impian atau ambisi manusia. Jikalau kita melakukan survei mengenai motivasi orang-orang yang terjun ke dalam bidang ekonomi, kita akan menjumpai kemiripan.

Selengkapnya...

Artikel

Reformed Theology and Economics (12): Economics, Hedonism, and Consummation

Di dalam Wawasan Dunia Kristen, ambisi sering kali dikaitkan dengan hal negatif. Karena ambisi selalu diasosiasikan dengan nafsu berdosa manusia yang ingin membangun supremasi diri dan melawan kehendak Allah. Di dalam konteks inilah kita memandang ambisi sebagai hal yang negatif dan berdosa. Tetapi apakah ini berarti untuk hidup dalam kebenaran kita harus membuang ambisi diri?

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: Reformation, History, and Our Responsibility

“Standing on the shoulders of giants”, ungkapan ini adalah sebuah metafora yang menyatakan bahwa keberhasilan atau pencapaian saat ini dikarenakan adanya para pendahulu yang telah memulai perjuangan. Metafora ini juga yang dapat kita saksikan dalam sejarah perkembangan Reformasi.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: Sola Scriptura under Fire #1

Reformasi dan semangat sola scriptura (Back to the Bible) tidak mungkin dipisahkan. Semangat untuk kembali kepada ajaran Alkitab adalah salah satu pilar dalam menopang Gerakan Reformasi yang terjadi 500 tahun yang lalu. Bahkan semangat sola scriptura ini adalah semangat yang mendasari keempat sola lainnya (sola fide, sola gratia, solus Christus, soli Deo gloria).

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: Sola Scriptura under Fire #2

Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang berotoritas tetapi juga harus tunduk di bawah otoritas. Manusia berotoritas untuk mengatur dan mengelola dunia ini, tetapi otoritas ini bukanlah dari diri manusia itu sendiri melainkan pemberian Allah. Sehingga saat manusia menjalankan otoritasnya tanpa referensi kepada otoritas Allah, hasilnya adalah penyimpangan atau dosa.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: Sola Scriptura under Fire #3

“Kita hidup di zaman yang lebih berat dibanding dengan Martin Luther, karena kita menghadapi begitu banyak tantangan filsafat zaman.” Pada zaman Luther masih belum ada evolutionism, communism, relativism, logical positivism, dan lain-lain.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: Reformation and Secularism in Society

Saat kita melihat kehidupan sekarang menggunakan “kacamata” abad ke-17 s/d 18, kita pasti akan terkejut dan sulit untuk menerima kenyataan bahwa kedua benua ini menjadi benua yang mayoritas penduduknya mengesampingkan iman kekristenan dari kehidupan mereka.

Selengkapnya...

Artikel

Trinity as Our Worldview: An appreciation of John Frame and Vern Poythress trinitarian approach

Kekristenan pada zaman ini banyak mengalami kegagalan dalam pembelajaran doktrin-doktrin Kristen. Kita gagal untuk mengerti doktrin secara luas atau berlimpah tetapi juga utuh sebagai satu sistem atau kerangka iman. Sehingga pembelajaran doktrin adalah pembelajaran yang sifatnya hanya menambah informasi.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: The Rise of Secularism #1

Semenjak kejatuhan manusia ke dalam dosa, sejarah umat manusia terbagi menjadi dua arus besar, yaitu kelompok yang takluk di bawah otoritas Allah dan kelompok yang memberontak kepada Allah. Kita harus memilih apakah kita mau hidup di tengah arus yang taat kepada Allah atau arus yang melawan Allah. Celakanya kekristenan sering kali tidak sadar akan keberadaan dua arus ini, atau mungkin juga mereka menyadari secara pengetahuan saja namun tidak memiliki kewaspadaan dan kepekaan akan bahaya yang ada.

Selengkapnya...

Artikel

Christianity, Pluralism, and Nationalism

Pluralitas masyarakat pasti ada dalam kehidupan bernegara di zaman modern ini. Globalisasi dan digitalisasi adalah dua gerakan yang sangat memengaruhi pluralitas tersebut. Hal ini dijelaskan dengan sangat menarik oleh Thomas L. Friedman di dalam bukunya The World is Flat.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: Nationalism among Secularism vs. Christianity

Keberadaan suatu negara adalah sebagai sebuah wadah bagi sekelompok manusia yang berinteraksi satu dengan lainnya di dalam suatu wilayah baik secara geografis maupun hukum tertentu. Di dalam interaksi antarmanusia ini, prinsip keadilan dan kebaikan bagi banyak orang adalah hal yang mendasar dan harus ada. Tetapi sejarah menyatakan bahwa dosa selalu menjadi perusak relasi tersebut. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, interaksi antarmanusia sering disusupi dan terus diwarnai oleh prinsip ketidakadilan, kehausan akan kuasa dan harta, serta keegoisan yang begitu pekat.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: The Rise of Secularism #2

Abad Pertengahan atau zaman Medieval adalah masa di mana arus pemikiran Kristen dan filsafat dunia bercampur menjadi cara pandang atau worldview dunia Barat pada zaman itu. Walaupun kekristenan terlihat mendominasi pada masa itu, ajaran dan pemikirannya sudah tidak lagi murni berdasarkan Alkitab.

Selengkapnya...

Artikel

Reformation 500: The Rise of Secularism #3

Filsafat modern memengaruhi kita untuk menyingkirkan iman dan agama dari ranah pengetahuan. Kebenaran yang dinyatakan oleh Alkitab, dianggap sebagai kebenaran yang subjektif dan tidak bisa dijadikan sebagai acuan atau kebenaran objektif. Akibatnya, dunia pendidikan semakin lama semakin mengesampingkan pendidikan agama dan menjadikannya sebagai aspek pendidikan moral saja.

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲