Q&A

Q&A Oktober 2006

Q: Saya ada pertanyaan tentang Lukas 16:19. Apakah Hades atau Sye’ol dan Gehenna (neraka) adalah tempat yang sama? Di manakah kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, kebangkitan orang mati, dan penghakiman terakhir? Terima kasih.

Lie Khi Fuk

GRII Kelapa Gading

A: Istilah ‘alam maut’ dalam bahasa Ibrani disebut ‘Sye’ol’ dan Yunani disebut ‘Hades’ bisa diterjemahkan juga sebagai kuburan atau neraka (International Standard Bible Encyclopedia). Sedangkan istilah ‘Gehenna’ itu aslinya adalah nama sebuah lembah di Hinom, yang menggambarkan suatu tempat yang sangat seram dan menakutkan. Dalam perjalanannya, maka lembah ini kemudian diidentikkan dengan gambaran neraka. Maka ‘Gehenna’ kemudian kalau disebut, memberikan indikasi sebuah tempat yang menyeramkan, yaitu suatu tempat hukuman, keterpisahan dari Allah, persekutuan dengan kuasa kegelapan dan hukuman di dalam api neraka (bandingkan Matius 5:22 dan 29, Matius 10:28, dan lain-lain). Jadi  secara makna, semua itu menunjuk kepada satu arti yang sama, yaitu “tempat” ke mana seseorang yang meninggal akan pergi.

Tentang bagaimana kondisi kedatangan Kristus yang kedua kali, Alkitab memberikan gambaran bahwa itu terjadi secara riil. Tentang prinsip mengetahui masa depan (sesuatu yang akan datang di kemudian hari), Alkitab memberikan pengertian bahwa kita tidak mungkin mengerti sesuatu di masa depan secara jelas. Jadi manusia hanya melihat masa kini dan masa lalu secara jelas, tetapi bukan masa depan. Binatang hanya mengetahui masa kini, tetapi bukan masa lalu dan masa depan. Hanya Allah saja yang melihat masa lalu, masa kini, dan masa depan di dalam posisi masa kini (ever-present). Itu karena Allah berada di luar waktu, sementara semua ciptaan ada di dalam waktu. Manusia selalu ingin mengetahui dan mengerti masa depan secara jelas. Ini bukan hak kita. Bandingkan 1 Petrus 1:10-12. Di sini dinyatakan bahwa apa yang ingin diketahui, diselidiki oleh para nabi yang menubuatkan, mereka tidak bisa mengetahuinya dengan tepat, walau mereka sudah menubuatkannya. Bahkan itu berlaku untuk para malaikat juga. Semoga dengan ini kita bisa mengerti apa yang Tuhan Yesus katakan bahwa Ia akan datang seperti pencuri. Kita tidak tahu bagaimana persisnya kedatangan yang kedua. Sampai suatu saat hal itu terjadi, kita akan mengatakan, “O… ternyata begitu.” Maka saat itu, future telah menjadi present (masa depan, masa yang akan datang, kini telah berubah menjadi masa kini, dan kita sudah melihat realitanya secara terbuka). Semoga jawaban ini menolong Anda.

Pdt. Sutjipto Subeno

Pdt. Sutjipto Subeno

Oktober 2006

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Nama
Kota
Alamat imel
Pastikan alamat imel anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui imel.
 
Unduh PDF
Cari
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang telah diadakan di 5 kota di Kalimantan Timur. Kiranya melalui rangkaian kebaktian ini, bangsa Indonesia dapat kembali mengenal firman, kesaksian, dan pertobatan yang sejati. Berdoa juga untuk rangkaian Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang akan diadakan pada akhir Mei 2012 sampai dengan pertengahan Juni 2012 di Kalimantan Tengah, Sulawesi, dan NTT.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
syalom....!!! berkaitan dengan pemilihan Allah secara berdaulat..., disini saya mau bertanya, bagaimana dengan...

Selengkapnya...

ORA ET LABORA..

Selengkapnya...

Halo Carlos. terima kasih atas tanggapannya. Selama ini saya sudah sering tukar pendapat mengenai gereja dengannya....

Selengkapnya...

Filipi 1:29, " Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk...

Selengkapnya...

Sepertinya saya melihat diri saya dalam cerita itu.... Kadang kita "sepertinya"tidak memerlukan Tuhan lagi...

Selengkapnya...

© 2010 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲