Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Bersyukurlah

Ada orang bijak yang mengatakan bahwa tidak ada kebahagiaan lain bagi manusia kecuali makan dan minum dan bersukaria. Itu adalah imbalan dari jerih payahnya. Bisa menikmati makanan yang enak adalah suatu kebahagiaan. Oleh karena itu, ada saja orang yang berburu makanan enak sampai ke berbagai tempat dan berbagai negara. Bagi Ishak, makan daging adalah hal yang sangat diinginkannya sebelum tiba akhir hidupnya. Sejak dunia diciptakan, makanan adalah imbalan dari pekerjaan. Makanan yang Tuhan sediakan pun sangat bervariasi, dari warna, bentuk, harum, rasa, dan lainnya yang menyukakan hati manusia. Tuhan pun menjanjikan perjamuan makan bagi kita pada saat kedatangan-Nya yang kedua kali. Adalah suatu kesengsaraan jika seseorang tidak boleh makan sesuatu yang menjadi kesukaannya. Alangkah ironisnya jika seseorang terus bekerja dengan jerih lelah sampai masa tuanya, namun tetap tidak bisa bersantai dan menikmati hasil pekerjaannya.

Bersyukurlah untuk semua hal yang terjadi dalam hidup kita dan semua yang kita miliki dalam hidup kita. Akan selalu ada orang-orang yang kurang dari kita, dan akan selalu ada juga orang-orang yang lebih dari kita. Dengan bersyukur atas segala hal dalam hidup kita, kita dapat tetap tersenyum ketika melihat orang lain memiliki lebih dari kita. Dengan bersyukur, kita akan terjaga dari sifat iri yang sangat merusak. Dengan bersyukur, kita bisa hidup dengan lebih bahagia dan merasakan kebaikan Tuhan. Dengan bersyukur, kita dapat lepas dari hidup yang penuh dengan kekhawatiran dan masalah, yang mana sering kali kita sendirilah yang menciptakannya.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu (1Tes. 5:18). Bersyukurlah bahkan dalam setiap masalah yang kita hadapi, karena Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita, jika kita mengasihi Tuhan (Rm. 8:28). Bersyukurlah karena hanya itulah yang dapat membuat kita hidup bahagia di dalam dunia yang pesimis ini. Bersyukurlah karena kita memiliki Tuhan yang hidup, yang menuntun kita keluar dari tempat perbudakan untuk memberikan kita negeri yang berlimpah. Bersyukurlah karena Tuhan itu baik dan Dia mengasihi kita.

Yana Valentina

Juni 2016

1 tanggapan.

1. Made Nopen Supriadi dari Bengkulu berkata pada 6 July 2016:

Salam Redaksi Pillar Saya senang membaca renungan pillar online, saya hanya ingin memberi masukan saja, secara khusus pola penuyusunan renungan. Konsep yg saya sarankan ialah adanya pembahasan Alkitab, lalu menuju Aplikasi. Karena saya mengamati banyak bahan renungan selalu memulai dgn hal-hal umum dan menempatkan pembahasan ayat dibagian Akhir sehingga cenderung menunjukkan ayat Alkitab hanya sebagai tambahan saja. Sekian Terimakasih. Soli Deo Gloria

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk pelayanan Tim Aksi Kasih (TAK) GRII untuk COVID-19 yang telah melayani pembagian Alat Pelindung Diri (APD) untuk 213 rumah sakit/puskesmas dan pembagian sembako di 31 provinsi di Indonesia. Berdoa kiranya melalui pelayanan ini, gereja dapat menjadi saluran kasih.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲