Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

LIBUR

Bulan Juni adalah salah satu bulan dalam satu tahun di mana sekolah libur, sehingga khusus pada bulan ini banyak keluarga merencanakan perjalananan liburan. Bulan yang mendatangkan banyak pelanggan bagi travel agent, perhotelan, maskapai penerbangan, tempat wisata, restoran, tempat perbelanjaan, dan sebagainya. Oleh karena itu, harga tiket di bulan Juni relatif lebih mahal dibandingkan hari-hari biasa. Namun untuk menarik pelanggan, tidak jarang mereka memberikan harga promo dengan berbagai penawaran menarik. Bayangan liburan selalu menyegarkan bagi mereka yang sudah penat dengan rutinitas hidup sehari-hari, dan yang merindukan kelepasan untuk refreshing.

Ada negara yang memiliki hari perayaan di Kamis, lalu menjadikan hari Jumat libur dengan memindahkan jam kerjanya ke ke hari Sabtu sebelumnya yang bukan hari kerja. Oleh karena itu, semua penduduk negara itu mendapatkan libur sejak Kamis sampai Minggu. Tuhan pun menetapkan hari-hari tertentu sebagai hari perayaan, di mana bangsa Israel harus berhenti dari kegiatan mereka sehari-hari dan mempersiapkan diri untuk perayaan bagi Tuhan. Mereka menikmati perhentian dari kesusahan hidup dan bersekutu dalam Tuhan dengan sukacita, yang dilambangkan baik dalam penyembahan, perjamuan, maupun pujian.

Bagaimanakah kita melihat waktu liburan kita? Apakah kita harus menyediakan waktu tertentu dengan pergi ke tempat tertentu, dengan orang-orang tertentu, acara tertentu, makanan tertentu, dan sebagainya, yang harus spesial dibandingkan hari-hari biasa kita? Bulan Juni akan berlalu, masa refreshment akan berakhir, dan bulan Desember akan dinantikan lagi, begitu seterusnya bulan Juni… Desember…. Juni…. Libur …. rest yang sempurna hanya dapat diberikan oleh Sang Pencipta yang menciptakan rest itu sendiri. Jika demikian halnya, maka setiap waktu, di mana saja, dengan siapa saja, dalam acara apa saja, dan makanan apa saja, kita seharusnya menikmati liburan, rest yang sejati dan bermakna di dalam relasi yang dekat dengan Pencipta kita. Selamat berlibur!

Yana Valentina

Juni 2016

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional II bertemakan “Bertobatlah! Dan Hidup Suci” yang telah diadakan di Bangka dan Belitung pada tanggal 25-28 Juni 2019.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Memperdebatkan Yesus adalah Tuhan dan Yesus adalah Manusia ataupun Tritunggal Allah dengan orang yang belum menerima...

Selengkapnya...

Syalom, terdapat kesalahan penulisan ayat pd bagian penutup artikel yg berjudul "Jealous Love" di atas....

Selengkapnya...

Mungkin Mordekhai boleh disebut sebagai orang yang tunduk kepada hukum kerajaan, tetapi dia bukanlah orang yang...

Selengkapnya...

Hallo pak Stephen Tong, saya mau bertanya apakah kita percaya terlebih dahulu baru menerima roh kudus? Atau roh kudus...

Selengkapnya...

Salam. Terima kasih sebelumnya, saya sangat terberkati dengan pesan yang disampaikan. Namun alangkah baiknya definisi...

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲