Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Di Ruang Pengadilan

Hukum dilambangkan dengan seorang perempuan yang matanya tertutup, satu tangan memegang sebuah timbangan, sementara tangan lain memegang pedang. Itu berarti hukum harus memberikan keadilan dan penghakiman tanpa memandang wajah siapa pun. Di ruang pengadilan, ada hakim, tertuduh, penuduh, dan pembela. Di ruang pengadilan, kebenaran membongkar semua kelaliman; penghakiman diberikan atas kesalahan yang dilakukan; dan tidak ada pengampunan karena jika demikian, hukum tidak lagi menjadi hukum. Ruang pengadilan adalah tempat terakhir seseorang mencari kebenaran dan keadilan.

Mazmur 5 berisi sebuah doa yang dinaikkan pada pagi hari dan dinantikan jawabannya. Di dalam kesesakan dan kerinduan untuk segera lepas dari belenggu tuduhan, pemazmur tahu bahwa keputusan final ada di tangan Allah yang berada di ruang pengadilan-Nya. Didasarkan pada diri Allah, yang sama sekali tidak menikmati kejahatan, tidak ada kejahatan sedikit pun pada diri-Nya, yang menghina dan membenci kejahatan, terlebih itu yang menghancurkan segala kejahatan, pemazmur datang ke ruang pengadilan Allah. Karena Allah yang baik, yang berkuasa, dan yang mendengar, maka pemazmur menaikkan tangisannya ke ruang pengadilan itu. Tuduhan palsu, mulut yang seperti kuburan, lidah yang berkata manis menjerat, niat yang menghancurkan, rencana memberontak melawan Allah, tidak akan dibiarkan-Nya. Di dalam waktu-Nya, penuduh akan dinyatakan bersalah bahkan jatuh ke dalam perangkap mereka sendiri dengan keras. Allah yang adalah hakim sekaligus pembela, akan menjadi tempat perlindungan bagi semua orang yang mengasihi-Nya. Penuduh tidak bisa mengalahkan mereka karena Allah mengelilingi orang benar-Nya dengan perkenanan-Nya. Dan terdengarlah suara kemenangan final yaitu nyanyian luapan kegembiraan dari orang-orang yang berpihak pada Allah. God is real and He is connected with His people.

Yana Valentina

Mei 2017

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk rangkaian KKR yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Stephen Tong di Malaysia yaitu Johor Bahru dan Muar pada tanggal 18-22 November 2019. Berdoa kiranya Roh Kudus memelihara iman dari setiap orang yang telah mendengarkan Injil dan merespons terhadap panggilan untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat melalui rangkaian KKR ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Dengan cara yang sama, Roh Kudus akan menelanjangimu. Kalau engkau mengakui tuntunan tangan Roh Kudus yang gagah...

Selengkapnya...

Hidup sejati adalah kehidupan yg sebenarnya terjadi setelah kematian di Dunia ini. Sebab kehidupan di Dunia ini...

Selengkapnya...

Terima kasih renungan yg inspiratif. Kekristenan saat ini memang sdh jauh dari pesan injil, orang2 lebih mengejar...

Selengkapnya...

Tulisan yang baik dan mengingatkan kita sebagai manusia yang selalu mengejar hikmmat dunia dan ternyata semuanya...

Selengkapnya...

Diusia berapakah seseorang bisa pacaran? Melihat fenomena jaman sekrang, bayak remaja2 kristen atau anak2 sekolah,...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲