Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Doa dan Injil

Yesus berkata: Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Sebagai seorang Kristen, kita percaya akan kedaulatan Allah dan pemeliharaan-Nya. Dan terkadang kita malah tergoda untuk tidak berdoa karena hal tersebut. Bagaimana dengan kehidupan doa pribadi kita? Semoga kita tidak demikian. Tetapi bila kita kesulitan berdoa, mari kita sama-sama merenungkan mengapa kita sulit berdoa. Karena sebenarnya pengertian kedaulatan Allah dan kebergantungan kepada Allah sama-sama terdapat di dalam Kitab Suci.

Paul Miller mengatakan bahwa “Doa = Ketidakberdayaan”. Allah ingin kita datang kepada- Nya dengan tangan kosong, letih lesu, dan berbeban berat. Sedangkan naluri kita ingin mengusir ketidakmampuan dan ketidakberdayaan kita sebelum kita datang kepada Allah. Inilah yang menyebabkan kita kesulitan berdoa dan sangat berat untuk memulai berdoa. Tetapi justru keadaan letih dan berat itulah yang Tuhan ingin kita bawa kepada-Nya.

Karena itu, apabila kita menyadari hati Allah yang sesungguhnya di dalam Injil, bahwa Dia adalah Abba, Bapa, yang mengasihi kita, maka kita akan tergerak untuk berdoa. Doa adalah cermin dari Injil. Kita yang rindu menyenangkan Tuhan, mendapatkan anugerah untuk boleh datang kepada-Nya di dalam keletihan, beban berat, dan ketidakberdayaan. Kita dibebaskan oleh-Nya dari budak dan menjadi anak-anak Allah. Bukankah ini adalah kemerdekaan yang sejati?

Lukas Yuan Utomo

Juli 2015

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Sidang Tahunan Sinode (STS) GRII yang diadakan pada tanggal 28-30 Desember 2020. Berdoa kiranya melalui STS ini, setiap cabang GRII dapat mengerti visi dan misi Gerakan Reformed Injili dan dimampukan Tuhan untuk bekerja sama satu dengan yang lainnya demi mencapai visi dan misi tersebut. Berdoa untuk setiap pemimpin Gerakan Reformed Injili, kiranya Roh Kudus mengurapi mereka dalam memimpin dan melayani zaman ini dengan kepekaan dan pengertian akan kehendak dan isi hati Tuhan.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2021 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲