Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Doa Orang Benar Besar Kuasanya

Roma 1:10-13a
“Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu. Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu, yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku. Saudara-saudara, aku mau, supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu tetapi hingga kini selalu aku terhalang...”

Paulus mempunyai panggilan yang unik yang berbeda dari semua rasul, yaitu dipanggil kepada orang-orang non-Yahudi. Strategi Paulus dalam perjalanan misinya adalah menetapkan basis di kota besar yang menjadi pusat bagi daerah sekitarnya, misalnya kota Efesus menjadi basis di Asia Kecil. Kerinduan terbesar rasul Paulus bagi orang non-Yahudi adalah pusat pemerintahan kekaisaran Romawi yaitu kota Roma.

Paulus selama beberapa tahun rindu untuk mengunjungi jemaat Roma (15:24) dan terus berdoa, "… semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu. Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu … (1:10-11)".

Namun ambisi Paulus tidak cukup hanya ke Roma, karena di pasal 15:24 ia menulis, "Aku harap dalam perjalananku ke Spanyol aku dapat singgah di tempatmu..." Paulus ingin melanjutkan ke Spanyol, ujung dunia saat itu untuk menggenapi amanat agung, untuk menjadi saksi Kristus di Yerusalem, seluruh Yudea, Samaria, sampai ke ujung bumi. Paulus terus berdoa agar ia dapat sampai ke Roma. Orang Kristen suka dengan kalimat "Doa orang benar besar kuasanya!" Sekarang kalimat itu sering diartikan bahwa ketika seseorang berdoa, doanya HARUS dijawab, dijawab SEKARANG, dan dijawab SESUAI doa dia.

Namun ketika kita membaca kitab Kisah Para Rasul, kita melihat di pasal 9 Saulus bertobat, dan di pasal 28 akhirnya Paulus sampai di Roma. Kita dapat membaca pasal 9 sampai pasal 28 dalam hitungan jam atau hari. Jika Paulus menulis surat Roma sekitar tahun AD 57, Paulus akhirnya sampai di Roma sekitar tahun AD 60-62. Hal ini berarti doanya dijawab bertahun-tahun kemudian bahkan dengan cara yang mungkin berbeda dengan konsep awalnya. Paulus mungkin berpikir untuk pergi ke Roma dalam perjalanan misi ke-4 setelah dari Yerusalem. Namun ternyata Paulus, yang saat itu sudah menjadi rasul besar, harus pergi ke Roma dengan tangan terborgol dalam status tahanan yang dikawal oleh prajurit Romawi.

Siapakah kita yang lebih besar dari Paulus? Doa Paulus dijawab Tuhan luamaaaa sekali dan jawaban Tuhan juga lain dari apa yang dimintanya. Jadi, apakah Paulus kurang berkuasa atau orang Kristen mempunyai konsep berdoa yang sudah jauh. Paulus siap menantikan waktu Tuhan dan siap menjalani cara yang dipimpin Tuhan dalam doanya. Tuhan… ajarku tunduk pada kedaulatan-Mu, dan mengerti bahwa Engkau menjawab sesuai rencana kekal-Mu dan itulah yang terbaik.

Heruarto Salim

Desember 2013

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk rangkaian KKR yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Stephen Tong di Malaysia yaitu Johor Bahru dan Muar pada tanggal 18-22 November 2019. Berdoa kiranya Roh Kudus memelihara iman dari setiap orang yang telah mendengarkan Injil dan merespons terhadap panggilan untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat melalui rangkaian KKR ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Dengan cara yang sama, Roh Kudus akan menelanjangimu. Kalau engkau mengakui tuntunan tangan Roh Kudus yang gagah...

Selengkapnya...

Hidup sejati adalah kehidupan yg sebenarnya terjadi setelah kematian di Dunia ini. Sebab kehidupan di Dunia ini...

Selengkapnya...

Terima kasih renungan yg inspiratif. Kekristenan saat ini memang sdh jauh dari pesan injil, orang2 lebih mengejar...

Selengkapnya...

Tulisan yang baik dan mengingatkan kita sebagai manusia yang selalu mengejar hikmmat dunia dan ternyata semuanya...

Selengkapnya...

Diusia berapakah seseorang bisa pacaran? Melihat fenomena jaman sekrang, bayak remaja2 kristen atau anak2 sekolah,...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲