Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Jehovah Jireh

Banyak orang Kristen tahu dan bahkan sanggup menunjukkan di bagian mana di Alkitab yang mencatat kisah “Abraham mengorbankan anaknya”. Tetapi mungkin mereka akan mengalami kesulitan jika ditanyakan dari kisah yang sama tetapi dari sudut pandang yang berbeda. Jika kita menanyakan, di bagian mana dicatat tentang “Allah menyediakan” atau dalam bahasa aslinya “Jehovah Jireh”, kesulitan mereka dalam menjawab akan terlihat.

Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan." Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku." Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.” (Kejadian 22:10-14)

Sering kali kita mendengar interpretasi ayat ini yang dipelintir. Ayat ini ditafsirkan bahwa kita boleh meminta segala sesuatu dari Tuhan, entah itu mobil, pacar, naik jabatan, rumah, dan berbagai hal lainnya yang kita inginkan dalam hidup ini. Bukan berarti kita tidak boleh meminta, tetapi ayat ini di dalam konteks Abraham tidak sedang berbicara hal tersebut. Abraham di dalam kondisi sulit, saat itu dia diperintahkan untuk mempersembahkan anaknya yang sudah ia nantikan berpuluh-puluh tahun, yang sangat ia kasihi, yang seluruh janji Allah tertumpu pada anak ini. Abraham tidak sedang meminta hal-hal lahiriah seperti rumah, kekayaan, dan lain-lain. Satu-satunya hal yang paling ia inginkan, yang paling ia perlukan saat itu adalah pengganti bagi Ishak. Dan itulah yang Tuhan sediakan, Tuhan menyediakan seekor domba jantan sebagai pengganti Ishak. Allah berhak meminta Ishak kembali dari Abraham, karena Ia-lah yang memberikannya kepada Abraham, Ia jugalah Pencipta dan Pemilik hidup Ishak.

Apa yang paling dibutuhkan oleh orang berdosa? Seorang penebus yang rela mati menggantikan kita. Tuhan "masih menyediakan”, Tuhan menyediakan Anak Domba Allah , yang dipersiapkan jalan-Nya oleh Yohanes Pembaptis, yang berseru "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

Fokus dari kisah Abraham ini bukan semata-mata tentang Abraham yang mengorbankan Ishak, tetapi “Allah menyediakan”. Menyediakan apa? Penggenapannya dituliskan dalam satu ayat yang sangat terkenal, Yohanes 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Allah Bapa sebenarnya tidak perlu, tidak usah, tidak wajib memberikan Anak-Nya yang tunggal bagi kita – semua orang berdosa yang melawan Dia, tapi toh Allah Bapa mengaruniakan, menyediakan Pengganti bagi kita. Jehovah Jireh!

Heruarto Salim

Juni 2014

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲