Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Kamu Dahulu, Kamu Sekarang

Kamu dahulu mati di dalam pelanggaran dan dosamu. Kamu dahulu berjalan menuruti jalan dunia, menuruti Setan. Kamu dahulu hidup dalam nafsu kedagingan. Kamu dahulu berjalan menuruti kehendak daging dan pikiran yang jahat. Kamu adalah orang yang harus dimurkai (children of wrath). Kamu mati karena dosamu, kamu hidup di dalam dosa, bagianmu adalah murka Allah. Tidak ada sesuatu apa pun yang dapat kamu lakukan untuk mengubah itu. You are doomed!

Tetapi Allah yang berlimpah belas kasihan, melimpahkan kasih-Nya kepada kamu! Kasih-Nya diberikan kepadamu ganti nyawa Anak-Nya sendiri. Kamu sekarang dijadikan hidup bersama-sama dengan Kristus. Kamu sekarang dibangkitkan bersama-sama dengan Kristus. Kamu didudukkan di sorga bersama-sama dengan Kristus. Kamu akan melihat kelimpahan kasih-Nya untukmu di dalam Kristus. Kamu adalah buatan Allah (God’s work of art). Kamu hidup di dalam anugerah, bagianmu adalah melakukan pekerjaan baik, berjalan di dalam rencana Allah. Tidak ada sesuatu apa pun yang dapat kamu lakukan untuk memperoleh itu. You are blessed! (Ef. 2:1-10)

Allah bukan hanya berlimpah belas kasihan, Dia melimpahkan kasih-Nya kepada kita. Dia bukan hanya Allah, Dia beserta kita (God with us). Dia bukan Allah yang jauh di sana (transenden), Dia Allah yang dekat dengan kita (imanen).

Dialah harta yang terpendam di ladang itu, jauh lebih berharga daripada seluruh milikmu di dunia. Dialah mutiara yang indah itu, jauh lebih berharga daripada seluruh milikmu di dunia. Sudahkah engkau membeli ladang itu? Sudahkah engkau membeli mutiara itu? (Mat. 13:44-45) Buanglah kamu yang dahulu demi menjadi kamu yang sekarang. You are His workmanship. Congratulations!

Yana Valentina

November 2013

4 tanggapan.

1. Pdt.Anang Sugeng dari Banyuwangi berkata pada 16 November 2013:

hanya TUHAN YESUS yang sanggup menarik kita dari hidup yang tak berpengharapan,menjadi hidup yang berpengharapan dan diberkati TUHAN.Tetap semangat.

2. nurbanus dari Toraja berkata pada 17 November 2013:

Mantap

3. marcilia dari jakarta berkata pada 18 November 2013:

Selamat pagi, Saya kesulitan berhadapan atau menginjil orang yang hidupnya semuanya berjalan mulus, dan tidak percaya adanya Tuhan. Dia punya pikiran, bahwa tidak perlu Tuhan dan banyak orang yang mengganggap diri beragama, hidupnya ngak lebih baik dari orang yang tidak beragama. Mohon sarannya. Teriama kasih

4. Juan dari Singapura berkata pada 18 November 2013:

Halo Marcilia,

Iya, banyak orang yang merasa sudah pintar, hebat, berkuasa, atau kaya, akhirnya merasa tidak perlu Tuhan. Dalam kondisi seperti ini, manusia lupa bahwa jika kita membandingkan diri dengan Tuhan (bukan dengan manusia lain), kita begitu rendah, remeh, berdosa, dan tidak bisa apa-apa.

Mungkin pembacaan Mazmur 49, 37, 73, dan Lukas 12:13-21 bisa membantu.

Mazmur 49:20 Manusia, yang dengan segala kegemilangannya tidak mempunyai pengertian, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan.

Mazmur 37:7 Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.

Lukas 12:19-21 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲