Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Keamanan

Baru-baru ini kita dikejutkan dengan berita Wiranto, Menkopolhukam sekaligus mantan Jenderal TNI, ditusuk. Dibandingkan dengan berita anak SMP di kota Kupang yang pernah menerima sepeda dari Presiden Jokowi yang mati bunuh diri, berita mengenai Wiranto ini merupakan berita nasional sedangkan berita anak SMP tersebut merupakan berita lokal. Walaupun, kita mungkin lebih sedih dan iba dengan peristiwa anak SMP tersebut karena itu terjadi pada seorang anak Kristen dari keluarga berantakan.

Berita nasional tentang Wiranto ditusuk merupakan berita penting karena Menkopolhukam itu ibarat Triwira jika dibandingkan dengan zaman Daud atau 3 panglima tinggi yang mengamankan negara ini bersama-sama dengan Kapolri dan Panglima TNI. Menkopolhukam ini bahkan lebih senior secara usia mengingat Wiranto pernah menjabat sebagai Panglima TNI sebelumnya.

Apa yang sebenarnya menjadi tantangan dari negara Indonesia dan dunia global saat ini? Salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi adalah: Keamanan.

Sejak permulaan abad ke-21, dunia kita dinodai oleh terorisme. Tragedi 9/11 yang terjadi di tahun 2001, di mana dua menara kembar dari World Trade Center di New York, kota yang paling maju di dunia, hancur rontok berkeping-keping karena serangan teroris. Dua pesawat terbang dibajak oleh teroris dan ditabrakkan ke menara kembar tersebut. Hanya dalam waktu 1 jam 42 menit, kedua menara dengan 110 lantai itu ambruk. Sekitar 3.000 orang mati di dalam serangan ini dan peristiwa ini dianggap sebagai serangan teroris yang paling mematikan di dalam sejarah manusia.

Dan sejak saat itu, kita melihat penyebaran ancaman dan aksi terorisme di berbagai tempat di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, kita melihat peristiwa bom Bali tahun 2002, bom Mega Kuningan Jakarta 2009, bom Sarinah Jakarta 2016, tahun lalu ada 3 bom di gereja-gereja Surabaya 2018, dan juga meningkatnya aktivitas ISIS di abad ini. Dan yang terakhir adalah peristiwa Wiranto ditusuk baru-baru ini. 

Mungkin ada di antara pemuda-pemudi pembaca PILLAR yang masih kecil saat peristiwa 9/11 2001, atau Bapak/Ibu pembaca PILLAR memiliki anak-anak muda yang masih kecil, dan perlu membekali diri dan memperlengkapi diri menghadapi tantangan zaman ini. Apa yang perlu kita ketahui, yang harus kita lakukan, dan bagaimana menetapkan sikap hati kita?

#1 Firman Tuhan mengatakan bahwa Allah telah menetapkan pemerintah dan pemerintah diberi otoritas oleh Allah untuk melindungi warganya dan menghukum siapa yang meneror warganya (Rm. 13:1-4).

#2 Firman Tuhan mengatakan bahwa kita tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan; tetapi menyerahkan pembalasan kepada Allah melalui pemerintah yang ditetapkan Allah (Rm. 12:17-19).

#3 Firman Allah mengatakan bahwa jalan untuk mengalahkan kejahatan bukanlah dengan balas dendam pribadi atau kebencian tetapi melalui kebaikan (Rm. 12:21; 13:8).

Dengan maraknya media sosial, bagaimana peran kita sebagai masyarakat? Kita harus berdoa untuk pemerintah dan berpartisipasi aktif di dalam media untuk meminimalisir terorisme–baik melalui publikasi, pendidikan, media massa maupun media sosial, jaringan SMS info dari kementerian, dan sebagainya.

Tetapi lebih dari itu, iman orang Kristen adalah iman yang tidak takut di depan mulut singa, iman yang tidak takut kepada yang membunuh tubuh tetapi tidak bisa membunuh jiwa, iman yang tidak takut menghadapi penganiayaan demi kebenaran. Jangan sampai keberanian itu berasal dari kita sendiri, tetapi biarlah kita senantiasa sadar bahwa keberanian itu datangnya dari Tuhan. Mari kita bersama-sama saling mendoakan agar terus menerus dipenuhi oleh Roh Kudus, Roh yang memberikan keberanian dan bukan roh ketakutan, agar kita dapat berdiri sebagai saksi Tuhan di dunia ini. Amin.

Lukas Yuan Utomo

Oktober 2019

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk KPIN Maluku 2020 yang telah dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Bersyukur untuk setiap jiwa yang telah mendengarkan dan merespons panggilan untuk bertobat dan hidup suci.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲