Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Kebangkitan

Indonesia bangsa yang besar, Indonesia bangsa yang bermartabat, Indonesia bangsa yang luhur. Indonesia adalah bangsa yang bercita-cita. Almarhum Presiden Soekarno pernah berkata, “Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit... Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.” Tetapi mengapa sekarang cita-cita luhur bangsa dihunjamkan ke bumi bak meteor oleh korupsi? Setanlah yang sesungguhnya dilemparkan dari sorga ke bumi oleh Tuhan tetapi mengapa bangsa kita juga terpuruk?

Sesungguhnya inilah yang kita hadapi sekarang, kawan! Bukankah Presiden Soekarno juga berkata, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”? Memang inilah perjuangan setiap insan pertiwi, kita semua, sobat!

Arnold Toynbee di dalam A Study of History-nya menunjukkan bahwa kejatuhan sebuah peradaban dan bangsa karena para pemimpin bangsa telah merosot menjadi para penguasa elit bangsa yang bersifat parasit dan lupa fungsinya untuk menghadapi tantangan bangsa. Singapura mengantisipasi pelabuhan, bandara udara, dan MRT untuk 30 tahun ke depan sedangkan Indonesia masih terseok-seok menutup lubang banjir, mengais sampah, dan bertengkar untuk perencanaan kotanya. Kapankah bangsa kita bangun?

Sesungguhnya, ada satu-satunya wakil Tuhan yang unik, yang dikirim dari sorga datang ke bumi, yaitu Yesus Kristus. Peradaban dan bangsa maju karena pengajaran-Nya. Peradaban dan bangsa maju karena inspirasi-Nya dalam sejarah yang tidak pernah pudar. Dan yang paling penting, peradaban dan bangsa maju karena melihat teladan pemimpin yang mengorbankan nyawa-Nya. Teman, tidak ada kasih yang lebih besar dari kasih seorang yang menyerahkan nyawa bagi sahabatnya. Dan Yesus Kristus telah melakukannya 2.000 tahun yang lalu. Semua bom waktu yang tertanam di dalam peradaban oleh dosa manusia termasuk perebutan kekuasaan, kekayaan, dan kenikmatan hidup tidak pernah muncul dalam kepemimpinan Yesus Kristus dan justru Dia menyerahkan nyawa-Nya di atas kayu salib. Sejak itu dunia tidak pernah sama lagi. Yesus Kristus bangkit dan keadilan Allah dinyatakan. Kuasa dosa dihancurkan dan hati manusia yang percaya diperbaharui dengan sukacita sorgawi. Adakah pengharapan bagi kita? Ada! Apakah engkau percaya kuasa kebangkitan- Nya? Ingatlah! Karena Dia hidup, ada hari esok!

Lukas Yuan Utomo

Juli 2014

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional II bertemakan “Bertobatlah! Dan Hidup Suci” yang telah diadakan di kota pertama yaitu Kabanjahe pada tanggal 23 April 2019. Berdoa untuk rencana 100 kota yang akan dikunjungi di seluruh penjuru Indonesia dan 50 kota di luar negeri. Berdoa untuk Pdt. Dr. Stephen Tong, kiranya Tuhan memberikan kuasa untuk memenangkan jiwa-jiwa dan kekuatan untuk memberitakan Injil di masa tua beliau. Berdoa untuk setiap persiapan di kota-kota yang akan dikunjungi sehingga kemuliaan Tuhan dinyatakan sekali lagi di zaman ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Satu sisi kehidupan Daud akan pengenalan kepada Allah yang meneguhkanku dan membuat saya bertobat, apapun yang...

Selengkapnya...

saya bertanya saja. apa kalau saya beribadah menggunkan drum saya masuk neraka?

Selengkapnya...

Yang saya pahami, Langit yang baru dan Bumi yang baru adalah tempat tinggal manusia2 yg telah diselamatkan, dan...

Selengkapnya...

5 Tahun yg Lalu,saya Mengalami Suatu Dorongan Yg Begitu Kuat Melalui Firman ini,Saya Juga sempat Pergi...

Selengkapnya...

saya mendoakan senor rekan pelayanan saya yang sakit kanker, segala cara telah dilakukannya, hanya tinggal menunggu...

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲