Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Kuasa

Adakah orang yang melanggar peraturan lalu lintas, tertangkap oleh polisi lalu diampuni? Itu adalah pernyataan yang sangat mengagetkan bukan? Polisi adalah alat negara untuk menjalankan kekuasaan negara. Negara menetapkan hukum yang berlaku di wilayahnya dan semua orang yang berada di dalam wilayah itu harus mutlak taat pada hukum, jika melanggar maka akan dikenakan hukuman sesuai peraturan yang berlaku. Semua orang tahu pasti di dalam hukum tidak ada pengampunan. Is there forgiveness? There is fine.

Suatu otoritas dinyatakan memiliki kuasa jika ia dapat menerapkan kuasanya. Suatu peraturan tidak berguna jika pelanggarnya tidak ditindak atas pelanggarannya. Secara umum, manusia ingin menyatakan kuasanya, bahkan bayi akan terus menangis sampai ia digendong, tidak peduli keadaan apa pun. Banyak cara digunakan untuk menerapkan kuasa, baik dengan pemaksaan, pemerasan, perampasan, dan lain sebagainya. Kuasa dijalankan untuk menunjukkan siapa yang harus ditakuti, untuk memperoleh apa pun yang diinginkan si penguasa. Itulah hati manusia.

Daud, sang raja, sangat mengerti topik kuasa dan penerapannya, tetapi ia mengatakan, “Jangan percaya kepada pemerasan, janganlah menaruh harap yang sia-sia kepada perampasan; apabila harta makin bertambah, janganlah hatimu melekat padanya. … kuasa dari Allah asalnya, dan dari pada-Mu juga kasih setia … sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.” (Mazmur 62:11-12)

Tuhan bisa melakukan segala sesuatu yang Dia sudah janjikan dan Dia berkomitmen untuk melakukannya bagi keselamatan dan kesejahteraan umat-Nya1. . Mengapa kita masih mencarinya dengan usaha kita sendiri? Power belongs to God, don’t steal it. Lovingkindness is His, ask from Him if you need it. Reward is from Him, don’t rob it.


1NASB Study Bible Commentary atas Psalm 62:11-12: Able to do all that He has promised; committed to His people’s salvation and blessedness.

Yana Valentina

Oktober 2013

2 tanggapan.

1. rustam hamelberg dari tangerang berkata pada 9 October 2013:

Otoritas Kuasa Tuhan berlaku atas semua aspek kehidupan kita dan bukan hanya untuk yang beriman kepada Yesus Kristus tetapi juga untuk semua manusia. Kuasa Tuhan tak terbatas , dalam dan panjang. tidak bisa dihalangi oleh apapun juga. Terpujilah Kristus......Haleluya

2. ving dari jkt berkata pada 16 October 2013:

kuasa itu bukan semata dari Tuhan, tapi untuk Tuhan. supaya kebenaran ditegakkan, Tuhan pun memakai kuasaNya. to rustam, bedanya, orang beriman mengakui kuasa Tuhan Yesus sebagai Allah mereka, dan memohon Roh Tuhan menguasai mereka. Sedangkan orang yang tidak beriman tidak mau hidup di bawah kuasaNya, tapi sebenarnya bahkan kaum atheis pun ada di bawah kuasa Tuhan Yesus, dan mereka semua melawan Tuhan Yesus untuk berkuasa menentukan yang benar dan yang salah. Namun bagaimana pun, hanya Kuasa Yesus sajalah kuasa yang baik dan yang mutlak. Hal yang terbaik yang bisa diharapkan manusia adalah, jika Tuhan Yesus segera berkuasa, maranatha!:D

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲