Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Memuliakan Allah

Ketika kita naik mobil, kita ingin naik mobil yang mantap dan stabil. Ketika mobil itu dipakai untuk berlari kencang di jalan tol, mobil itu tidak akan oleng tertiup angin. Kita ingin mobil yang berbobot, bukan mobil yang tertiup angin.

Ketika kita ingin membeli sesuatu di toko online, kita ingin barang yang dibeli merupakan barang yang berbobot sesuai dengan bobot aslinya. Kita tidak ingin menerima barang yang kelihatannya besar, ongkos kirim mahal, tetapi ketika dibuka isinya kosong.

Ketika Tuhan menciptakan manusia, Dia ingin manusia berbobot iman dan kerohanian, berkekuatan moral dan karakter, bukan manusia yang seperti rumput kering yang mudah diterpa angin. Ketika Tuhan menciptakan manusia, Dia ingin manusia berbakti, beribadah, dan bersembah sujud kepada-Nya, bukan manusia yang rendah, menganggap rendah ibadah, dan mengganggap enteng Tuhan. Karena Tuhan akan menganggap enteng orang itu.

Tuhan mau manusia memuliakan Allah. Karena kemuliaan (kabod) itu berat dan berbobot. Kitakah orang yang hidupnya memuliakan Allah?

Lukas Yuan Utomo

September 2016

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲