Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Paskah, Tahun Baru Kita?

Kita baru saja melalui tahun baru pada tanggal 1 Januari 2013 dan tahun baru Imlek tanggal 10 Februari 2013 (khusus untuk keturunan Tionghoa). Tahun Baru selalu dimulai dengan harapan agar tahun tersebut dipenuhi dengan keberhasilan dalam segala hal, terutama materi kemudian meluas pada kesehatan, studi, karir, dan sebagainya. Intinya adalah I get what I want. Ehmm.. Bagaimana dengan tahun baru bangsa Israel?

Tahun baru bangsa Israel adalah Paskah, hari ketika Tuhan menjalani tanah Mesir, membunuh semua anak sulung (manusia sampai binatang) orang Mesir dan dewa-dewa di Mesir lalu mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir. Tahun baru bangsa Israel adalah peringatan akan korban Paskah yaitu anak domba yang disembelih dan darahnya disapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu. Darah yang menghalangi ‘pemusnah’ masuk ke dalam rumah orang Israel. Setiap rumah yang tidak didapati tanda darah akan terkena tulah. Tahun baru bangsa Israel adalah panggilan untuk hidup dalam kebebasan menyembah Tuhan dan meninggalkan hidup dalam perbudakan melayani Firaun. Tahun baru bangsa Israel adalah dimulainya perjalanan menuju negeri yang Tuhan janjikan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Tahun baru bangsa Israel adalah eksistensi yang Tuhan berikan, “Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu.”1 Tahun baru bangsa Israel adalah suatu kesadaran bahwa Tuhanlah yang membebaskan, dan bahwa Ia adalah TUHAN. Tahun baru bangsa Israel adalah kemenangan mutlak Tuhan atas semua dewa Mesir.

Malam Paskah bangsa Israel dirayakan dengan makan daging anak domba dan roti tidak beragi. Kemudian bangsa Israel harus makan roti tidak beragi selama tujuh hari sebagai tanda pada tangan dan peringatan di dahi (seperti tanda pada dua tiang pintu dan ambang atas), supaya hukum Tuhan ada di bibir mereka, sebab dengan tangan yang kuat Tuhan telah membawa mereka keluar dari Mesir. Bangsa Israel juga harus mempersembahkan semua anak sulung baik manusia (lelaki) maupun binatang (jantan) kepada Tuhan.2 Allah senantiasa memimpin perjalanan bangsa Israel dari Mesir menuju Kanaan dengan tiang awan di siang hari dan tiang api di malam hari.

Tahun baru bangsa Israel adalah momen kemenangan Tuhan, momen kebebasan untuk menyembah Tuhan, momen untuk mengikuti pimpinan Tuhan. Kitalah bangsa Israel yang Tuhan menangkan dari kuasa dosa, dibebaskan untuk menyembah Tuhan, dipimpin menuju tanah kekal. Sudahkah kita menang dalam peperangan iman, menyembah-Nya dan mengikuti pimpinan-Nya hari ini?

1Keluaran 6:6
2Keluaran 13:13b Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

Yana Valentina

Februari 2013

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

Terima kasih telah diingatkan bagaimana kasih Tuhan kepada kita, melalui reformasi yang dimotori Martin Luter dengan...

Selengkapnya...

Mohon maaf : Luther memanggil Copernicus sebagai “keledai/ orang bodoh yang mencari perhatian”, lengkapnya...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲