Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Penghiburanku

Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan- perkataan ini. (1Tes. 4:16-18)

Industri entertainment meraup keuntungan yang sangat besar di kota besar zaman ini. Manusia yang merasa mampu membangun pertahanan dan keamanannya sendiri dengan kebudayaan, sistem, dan perlindungan sebuah kota mengalami dua hal: 1. merasa mampu dan aman; 2. Keuangan maju. Dengan keuangan yang maju, manusia mencari hiburan dan kebutuhan tersier, bukan lagi kebutuhan pokok seperti makanan dan pakaian. Manusia mencari hiburan dan hal ini terlihat dari menjamurnya bioskop dan shopping mall di mana- mana. Apa yang sebenarnya mendorong hal ini terjadi? Kekosongan dan kebosanan. Hal ini dengan mudah dan lancar terjadi karena kebutuhan akan penghiburan terletak dalam natur hati manusia itu sendiri. Tetapi, penghiburan yang seperti apa?

Karena itu, saya mengajak para pembaca sekalian untuk jujur, apakah kita dapat berkata “Amin” terhadap sharing Paulus di 1 Tesalonika 4:16-18? Apakah kita benar-benar terhibur dengan sharing Paulus di atas? Jika kita tidak bisa, sudah saatnya kita membangun lagi mezbah doa kita untuk membangun tembok pertahanan, meningkatkan sensor kepekaan terhadap panah api dari si jahat, dan mempertajam radar kita dalam mencari kehendak Tuhan. Ini adalah pertahanan dan keamanan kita yang harus kita bangun di dalam kota kita, kerajaan Allah. Mari kita menemukan penghiburan di dalam jam-jam doa kita yang manis, the sweet hour of prayer.

Lukas Yuan Utomo

Januari 2015

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional II bertemakan “Bertobatlah! Dan Hidup Suci” yang telah diadakan di kota pertama yaitu Kabanjahe pada tanggal 23 April 2019. Berdoa untuk rencana 100 kota yang akan dikunjungi di seluruh penjuru Indonesia dan 50 kota di luar negeri. Berdoa untuk Pdt. Dr. Stephen Tong, kiranya Tuhan memberikan kuasa untuk memenangkan jiwa-jiwa dan kekuatan untuk memberitakan Injil di masa tua beliau. Berdoa untuk setiap persiapan di kota-kota yang akan dikunjungi sehingga kemuliaan Tuhan dinyatakan sekali lagi di zaman ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Witness Lee tdk menyatakan firman itu ciptaan. Tdk tau kalau dulu. Tp dalam rilis resminya yg diajarkan ttg Yoh. 1:1,...

Selengkapnya...

Satu sisi kehidupan Daud akan pengenalan kepada Allah yang meneguhkanku dan membuat saya bertobat, apapun yang...

Selengkapnya...

saya bertanya saja. apa kalau saya beribadah menggunkan drum saya masuk neraka?

Selengkapnya...

Yang saya pahami, Langit yang baru dan Bumi yang baru adalah tempat tinggal manusia2 yg telah diselamatkan, dan...

Selengkapnya...

5 Tahun yg Lalu,saya Mengalami Suatu Dorongan Yg Begitu Kuat Melalui Firman ini,Saya Juga sempat Pergi...

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲