Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Surprise

Apakah Anda suka diberikan birthday surprise? Tentu akan menjadi hari yang sangat menyenangkan, apalagi jika kita menyukai surprise tersebut. Alkitab mencatat dua orang wanita yang diberikan birthday surprise oleh Tuhan. Seorang yang sudah patah semangat untuk melahirkan anak, tiba-tiba diberikan birthday surprise lewat suaminya. Hal ini sangat jarang terjadi, bahkan suaminya yang adalah imam terpilih pun sulit mempercayainya. Yang lebih mengagetkan lagi adalah ini bukan sembarang anak laki-laki, tetapi anak yang penuh Roh Kudus sejak di dalam kandungan. Yang kedua adalah seorang wanita yang sama sekali belum menikah, tiba-tiba diberikan birthday surprise melalui malaikat. Dia akan mengandung tanpa berhubungan dengan seorang laki-laki. Hal ini belum pernah terjadi. Yang super mengagetkan adalah anak laki-laki yang akan dilahirkannya adalah Anak Allah. Jelas tidak mungkin wanita sembarangan yang dipakai Tuhan untuk hal-hal yang ajaib ini. Kedua perempuan ini adalah perempuan yang menjaga dirinya bersih di hadapan Tuhan. Ini sesuai dengan nasihat Paulus kepada Timotius, “Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap perkerjaan yang mulia” (2Tim. 2:20).

Ketika seseorang menjadi tua, pensiun, tubuh tidak sekuat dahulu, ia mungkin merasa hidup menjadi tidak berguna, tidak dibutuhkan, menyusahkan orang lain, atau tunggu mati. Tidak ada satu orang pun yang mengetahui kapan dan bagaimana dia akan mati. Apakah “sisa” hidup dijalani sebagai “menghabiskan” masa tua atau “memanfaatkan” masa tua? Apakah usia pensiun berarti seseorang menjadi perabot yang tidak berguna lalu dibuang? Oleh karena itu, deathday surprise sering menjadi hal yang menakutkan. Ketika Yakub takut meninggalkan Kanaan, Tuhan sendiri menghiburnya dengan mengatakan, “Janganlah takut… Aku sendiri akan menyertai engkau pergi ke Mesir… dan tangan Yusuflah yang akan mengatupkan kelopak matamu nanti” (Kej. 46:3-4). Berkat kepada dua belas suku Israel diberikan oleh Yakub yang berumur 147 tahun (Kej. 48-49). Tuhan memakai orang tua untuk memberikan berkat-Nya kepada orang muda. Alkitab mengatakan “hiasan orang muda ialah kekuatannya, dan keindahan orang tua ialah uban” (Ams. 20:29). Baiklah orang muda tidak menghina orang tua, dan orang tua tidak menghina orang muda. Tuhan telah memperlihatkan kepada kita bagaimana Ia memakai Elisabet yang tua dan Maria yang muda untuk mendatangkan Juruselamat dunia. Janji Pencipta kita ketika Dia melahirkan kita ke dalam dunia ini, “Sampai pada masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu” (Yes. 46: 4).

Marilah kita tenang senantiasa, karena baik birthday maupun deathday, ada Pribadi Sempurna yang mengasihi kita dengan sempurna.

Yana Valentina

Februari 2020

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk KPIN Maluku 2020 yang telah dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Bersyukur untuk setiap jiwa yang telah mendengarkan dan merespons panggilan untuk bertobat dan hidup suci.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲