Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Where is the Love?

Apakah itu kasih? Kasih itu sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak sombong, tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan diri sendiri, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena ketidakadilan. Kasih bersukacita karena keadilan.

Paulus memperingatkan jemaat di Korintus yang berlimpah dengan karunia bahwa semua karunia tersebut tidak ada gunanya jika motivasinya bukan kasih. Karunia berkata-kata jika tidak didasari kasih, adalah sia-sia. Karunia berpengetahuan jika tidak dijalankan dengan kasih, adalah kosong. Karunia iman yang sempurna, jika tidak ada kasih, adalah percuma. Karunia untuk memberi kepada yang miskin, jika tidak digerakkan oleh kasih, adalah tidak menguntungkan. Karunia akan berhenti tetapi kasih tidak berkesudahan.

Paulus menasihatkan mereka untuk mengejar kasih (pursue love). Kasih tidak peduli pada kesejahteraan diri sendiri, melainkan peduli pada kesejahteraan orang lain. Bukan karena orang lain tersebut pantas untuk dikasihi tetapi karena ketaatan kepada perintah Allah yang mendorong seseorang untuk mengasihi. Perintah Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya adalah supaya mereka saling mengasihi. Sama seperti Ia telah mengasihi mereka maka mereka harus saling mengasihi. Tanda seseorang adalah benar-benar murid Kristus adalah ia mengasihi.

Kita mengenal kasih, mengalami kasih, diam di dalam kasih pertama-tama di dalam keluarga. Tetapi keluarga kita adalah keluarga yang sudah jatuh dalam dosa. Di dalamnya kita tidak dapat mengenal kasih yang sempurna. Tetapi kita mengenal Kasih yang sempurna, yaitu Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita, bukan karena kita layak untuk dikasihi. Ingatlah peristiwa Kalvari.

Mari kita kejar kasih karena kita sudah mengenal Kasih. Mari kita mengasihi bukan dengan perkataan melainkan dengan perbuatan nyata.

Yana Valentina

Agustus 2013

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲