Resensi

Yesus Kristus Juruselamat Dunia

Di antara banyaknya agama di muka bumi ini, kita mendengar masing-masing agama berkata bahwa dialah yang benar dan agama lainnya salah. Bagaimana kita sebagai orang Kristen bisa menunjukkan bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat, tidak ada jalan lain yang dapat menyelamatkan kita?

Yesus Kristus Juruselamat Dunia ini disusun dari khotbah Pdt. Stephen Tong yang mengangkat topik yang sangat mendasar mengenai iman Kekristenan. Pembahasan dimulai dengan memperkenalkan kedudukan dan nilai manusia yang merupakan objek rencana keselamatan. Manusia yang diciptakan terakhir sebagai puncak ciptaan adalah ciptaan tertinggi, paling hormat, dan paling mulia. Itu sebabnya Allah ingin menyelamatkan manusia. Allah tidak menyelamatkan macan, kuda, anjing, dan sebagainya, bahkan malaikat yang jatuh ke dalam dosa pun tidak diselamatkan-Nya.

Lalu kita bertanya, "Mengapakah kita memiliki nilai yang begitu tinggi?" Sebagai peta teladan Allah, manusia memiliki substansi rohani, kekekalan, moral, dan kasih. Manusia dan binatang sama-sama mempunyai roh, tapi hanya manusia yang mempunyai roh yang kekal. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang mengerti moral dan memiliki hati nurani yang bisa menegur diri. “Kalau kita berbuat salah, kita sedih. Kalau kita berbuat dosa, kita menyesal dan tidak bisa tidur. Kita marah pada diri kita sendiri dan menegur diri kita sendiri.”  

Namun mengapa manusia perlu diselamatkan? Pada bagian kedua dijelaskan suatu keharusan keselamatan yaitu dosa. Semua manusia telah berbuat dosa (Rm. 3:23). Namun jika dikatakan bahwa Anda manusia yang berdosa, Anda mungkin marah dan jengkel, tidak suka dikatakan berdosa. Anda tidak pernah mencuri atau menipu orang lain, mengapa dikatakan berdosa? “Apakah hanya orang yang berada di Nusakambangan yang adalah orang berdosa? Tidak! Hati nurani Saudara sudah memberitahu bahwa Saudara sering berbuat salah.” Buku yang diangkat dari khotbah pada tahun 2003 ini menjelaskan pengertian dosa secara lebih teliti. Dosa tidak hanya berupa pelanggaran hukum, tapi juga merupakan pergeseran dari posisi seharusnya sebagai manusia. Manusia yang berdosa juga telah kekurangan kemuliaan Allah, mempunyai relasi yang rusak terhadap Allah, dan berkompromi dengan setan. 

Apakah hubungan antara manusia berdosa dengan kedatangan Yesus Kristus? Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan orang berdosa serta memberikan hidup. Tetapi pertanyaan berikutnya adalah jika manusia memang perlu diselamatkan, benarkah Yesus Kristus adalah Sang Penyelamat satu-satunya? Mengapa hanya Yesus yang layak dan mampu menyelamatkan manusia?

Kita perlu mengetahui mengapa tidak ada siapapun selain Yesus yang olehnya kita dapat diselamatkan (Kis. 4:12). Pendiri agama banyak, nabi-nabi banyak, tapi Juruselamat hanya satu. Apa perbedaan antara pendiri agama dengan Juruselamat? Pendiri agama adalah orang-orang yang dilahirkan di dunia yang akhirnya sadar bahwa mereka sendiri adalah orang berdosa. Kemudian mereka menyadari bahwa dosa itu sedemikian jahat, menakutkan, dan membinasakan maka mereka mencoba berbuat baik untuk menggantikan perbuatan yang jahat karena mereka pikir kejahatan mereka akan tertutupi. Para pendiri agama sendiri membutuhkan seorang Penyelamat.

Manusia yang sadar akan dosanya, mencari Tuhan lewat berbagai agama, tapi Alkitab mengatakan bahwa Allah sendiri yang mencari manusia untuk menyelamatkannya sebab manusia melakukan hal yang sia-sia. Pdt. Stephen Tong menjelaskan tujuh syarat agar Yesus dapat menjadi satu-satunya Juruselamat. Ini adalah hal yang sangat ditekankan penulis karena merupakan dasar yang kokoh bagi iman Kristen.

Yesus Kristus adalah satu-satunya utusan Allah. Allah tidak mengutus malaikat atau orang saleh karena seberapa besar pun kuasanya, mereka tetap mahkluk yang dicipta, tidak mempunyai kuasa yang cukup untuk menjadi manusia. Karena itu Yesus Kristus diperlukan karena Ia adalah Allah yang menjadi manusia. Yesus adalah pengantara tunggal: "Siapa yang bisa mewakili Allah terhadap manusia, dan yang mewakili manusia terhadap Allah? Hanya satu, yaitu Allah yang menjadi manusia." Tidak ada satu bukti pun Yesus berdosa. Ia mempunyai kuasa hidup yang menaklukkan maut. Ia adalah satu-satunya yang bangkit dari kematian tanpa pertolongan siapapun. "Yesus lahir, Yesus diuji, Dia menang, Dia naik ke kayu salib, Dia mati, Dia bangkit, Dia naik ke sorga, dan Dia datang kembali.... Selain Kristus tidak ada penyelesaian dosa." Tidak ada satu pendiri agama, nabi, rasul, atau siapapun yang bisa memenuhi bahkan satu dari tujuh syarat yang dikemukakan.

Di zaman ketika Allah dengan mudahnya dimanfaatkan sebagai sumber kesuksesan dan berkat, mungkin kita sering kali tidak sadar bahwa kita memerlukan anugerah terbesar yang telah Allah sediakan, yaitu pengorbanan Yesus Kristus sebagai Juruselamat kita, manusia yang berdosa. Buku yang juga dilengkapi dengan 40 halaman tanya-jawab ini sangat disarankan untuk dibaca oleh semua golongan agar menjadi pegangan yang kuat bagi iman kita.



Yuku Sugianto

Pemuda GRII Singapura

Yuku Sugianto

Januari 2010

3 tanggapan.

1. Tulus Nasution dari Balige berkata pada 5 November 2011:

mengapa harus menggunakan kata "Dunia" ? Mengapa tidak menggunakan kata "Orang-orang percaya/ Pilihan" saja ?. bagaimana relasi antara Dunia (World ) dengan Man ? karena Alkitab selalu menggunakan kata "Dunia" dalam menjelaskan manusia yg berdosa, pada hal dunia tdk bersalah ? manusialah bersalah tetapi tanah yg dikutuk ? Mohon penjelasan. Terima Kasih

2. mv dari tangerang berkata pada 9 November 2011:

menurut saya pribadi, penggunaan kata DUNIA itu tepat. Juruselamat Dunia setara dengan Terang Dunia, dan bisa dibandingkan dengan kalimat 'dokter dari orang sakit', 'guru dari orang-orang bodoh', 'penolong dari orang-orang payah'. Justru kita harus memakai dunia, karena dunia ini berasal dari kegelapan dan akan kembali kepada kegelapan, atau akan binasa.

saya rasa, kita sering kebablasan mengartikan kata 'pilihan', seakan kita adalah buah-buah jeruk yang baik di antar buah jeruk yang jelek. kata 'pilihan' saya rasa lebih dekat dengan arti 'kebetulan'. jadi sungguh kebetulan kita diselamatkan, kebetulan kita dipakaiNya, kebetulan kita masuk dalam rencanaNya.

jadi lebih aneh kalau digunakan kalimat 'Juruselamat Orang-orang Pilihan'. tapi mungkin ini karena ditangkap dari isi artikel yang menekankan kedatangan Yesus adalah bagi orang-orang pilihanNya. tapi sebetulnya saya bertanya, benarkah demikian????

yang mana benar : Yesus datang untuk orang-orang pilihan, atau orang-orang telah dipilih untuk Yesus? yang mana lebih utama : orang-orang pilihan atau kebenaran dinyatakan? jika saja kebenaran bisa dinyatakan tanpa perlu ada orang-orang pilihan, saya yakin itu yang akan dilakukan Tuhan. tapi Tuhan sengaja memilih sebagian orang, supaya kebenaran dan keutamaan Yesus dinyatakan di dalam diri orang-orang bodoh yang perlu ditolong itu, yaitu kita manusia berdosa yang kebetulan dipakai Tuhan untuk menerima keberuntungan dan anugerah darinya...

demikian pendapat saya. terima kasih. GBU.

3. mv dari tangerang berkata pada 9 November 2011:

Juruselamat Dunia, maksudnya adalah Juruselamat orang berdosa. kita harus menyadari bahwa kita dipilih karena kita ini orang berdosa, kita bukan dipilih karena kita orang benar. 'Juruselamat Dunia' maksudnya pasti sama dengan ayat di bawah ini:

Timotius 1:15 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.

Markus 2:17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

terima kasih.

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Nama
Kota
Alamat imel
Pastikan alamat imel anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui imel.
 
Unduh PDF
Cari
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang telah diadakan di 5 kota di Kalimantan Timur. Kiranya melalui rangkaian kebaktian ini, bangsa Indonesia dapat kembali mengenal firman, kesaksian, dan pertobatan yang sejati. Berdoa juga untuk rangkaian Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang akan diadakan pada akhir Mei 2012 sampai dengan pertengahan Juni 2012 di Kalimantan Tengah, Sulawesi, dan NTT.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
syalom....!!! berkaitan dengan pemilihan Allah secara berdaulat..., disini saya mau bertanya, bagaimana dengan...

Selengkapnya...

ORA ET LABORA..

Selengkapnya...

Halo Carlos. terima kasih atas tanggapannya. Selama ini saya sudah sering tukar pendapat mengenai gereja dengannya....

Selengkapnya...

Filipi 1:29, " Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk...

Selengkapnya...

Sepertinya saya melihat diri saya dalam cerita itu.... Kadang kita "sepertinya"tidak memerlukan Tuhan lagi...

Selengkapnya...

© 2010 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲