Sersan & TKB

TKB Februari 2008

Pada masa gereja mula-mula (33-325AD), orang Kristen mengalami kesulitan untuk menerima  kumpulan tulisan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai tulisan yang konsisten. Bahkan ada beberapa golongan Kristen yang menolak tulisan Perjanjian Lama atau sebaliknya Perjanjian Baru, mengklaim bahwa mereka bukanlah tulisan yang diinspirasikan dari Allah disebabkan oleh interpretasi yang mengacu pada kontradiksi antara keduanya. Salah satunya yaitu pribadi Allah yang penuh murka pada Perjanjian Lama dan Allah yang penuh kasih di Perjanjian Baru. Origen (185-254AD), seorang tokoh akademik pada masa itu memberikan sumbangsih sebuah tulisan berjudul Hexapla, sebuah karya besar pada masa itu yang menjadi suatu basis baru bagi orang Kristen zaman itu dalam penginterpretasian Pernjanjian Lama. Dengan adanya Hexapla, orang Kristen mulai menghargai dan melihat kontinuitas dan kesetaraan serta kepentingan dari kedua kumpulan tulisan tersebut.

( Disadur dari The History of Christianity: A Lion Handbook )

Februari 2008

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

Terima kasih telah diingatkan bagaimana kasih Tuhan kepada kita, melalui reformasi yang dimotori Martin Luter dengan...

Selengkapnya...

Mohon maaf : Luther memanggil Copernicus sebagai “keledai/ orang bodoh yang mencari perhatian”, lengkapnya...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲