Sersan & TKB

TKB Juli 2006

Asal Usul Bank

Sebelum munculnya bank modern, seperti yang umum kita ketahui sekarang, operasi perbankan sudah banyak dijalankan dalam bentuk tradisional, yaitu dalam bentuk tukar menukar uang ataupun memberikan pinjaman. Dalam hukum Hammurabi, Raja Babylon (1792-1750 SM), tertulis beberapa paragraf yang menyinggung perihal perbankan. Berdasarkan catatan-catatan yang masih tertinggal, dipercaya bahwa di zaman Babylon inilah beroperasi kegiatan perbankan mula-mula. Seiring dengan perkembangan, pada tahun 1000 SM, transfer deposito bank kepada pihak ketiga sudah umum dilakukan. Juga di kalangan kerajaan ataupun kuil (temple), mereka memberikan pinjaman menggunakan harta mereka sendiri. Notabene, orang-orang di zaman itu suka menitipkan emas mereka di kuil-kuil karena kuil adalah salah satu tempat kunjungan tetap mereka. Dan alasan lainnya adalah karena kuil adalah tempat suci sehingga para pencuri tidak berani beraksi. Istilah ‘bank’ sendiri berasal dari bahasa Itali yaitu banco (Inggris: bench), yaitu suatu kursi panjang di mana para penukar mata uang biasanya duduk untuk menjalankan bisnis mereka. (Author: Aliz Granger, The Canadian Encyclopedia)

Juli 2006

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

Terima kasih telah diingatkan bagaimana kasih Tuhan kepada kita, melalui reformasi yang dimotori Martin Luter dengan...

Selengkapnya...

Mohon maaf : Luther memanggil Copernicus sebagai “keledai/ orang bodoh yang mencari perhatian”, lengkapnya...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲