Sersan & TKB

TKB Juli 2007

Seven Deadly Sins

Seven deadly sins yang meliputi nafsu (lust), kerakusan (gluttony), ketamakan (greed), kemalasan (sloth), kemurkaan (wrath), iri hati (envy), dan kesombongan (pride) terdeskripsikan dengan baik dalam sebuah puisi epik (puisi narasi) Italia bernama “The Divine Comedy”. Puisi epik ini menceritakan perjalanan imajinasi Dante Alighieri (1308-1321). Hasil tulisan Dante ini merupakan salah satu karya terbesar di dunia literatur. Karya ini terdiri dari 3 bagian: Inferno (neraka), Purgatory (tempat penyucian dengan penderitaan), dan Paradiso (sorga).  Tiap bagian tersebut terperinci lagi ke dalam 33 subkategori (kantos). Bagian yang paling terkenal terdapat pada bagian pembukanya, yaitu Inferno, dan sering dipublikasikan secara terpisah dengan dinamai sebagai “Dante’s Inferno”. Cerita tentang tujuh dosa tersebut terkandung di bagian ini.

(Disadur dari http://en.wikipedia.org/wiki/The_Divine_Comedy)

Juli 2007

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Kita mengucap syukur untuk penyertaan dan pemeliharaan Tuhan atas rangkaian Gospel Rally, Seminar, dan Grand Concert Tour di Australia dan Selandia Baru pada akhir Oktober dan awal November ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Dear Kartika. Seperti yg disampaikan di awal, Tuhan Yesus pun 'dipilih' Allah sebagai Juruslamat...

Selengkapnya...

Allah Tritunggal mengasihi manusia tidak terbatas, hanya sebagai ciptaan kita manusia memiliki keterbatasan menerima...

Selengkapnya...

wuih mantap jiwa. sangat menjadi berkat bagi saya. terimakasih ya

Selengkapnya...

Bgm caranya sy bs memiliki buletin pillar edisi cetak?

Selengkapnya...

@David Chandra : kan kita sama2 mengerti bagaimana Tuhan memulihkan Gereja-Nya dari reformasi melalui Martin Luther...

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲