Sersan & TKB

TKB Juli 2008

Konsili Nicea adalah konsili penting yang merumuskan doktrin Allah Tritunggal. Konsili ini diadakan pada tahun 325 AD dan dihadiri oleh 250 uskup. Di dalam konsili ini diperdebatkan 2 pandangan yaitu: pandangan Arius (seorang tua-tua dari Alexandria) dan pandangan Athanasius. Arius mengatakan bahwa Yesus adalah demigod; Allah di bawah Allah, Allah yang bukan Allah sejati, juga bukan manusia sejati. Namun Yesus mempunyai sifat ilahi di dalam diri-Nya. Pandangan Arius tersebut dilawan keras oleh Athanasius. Dalam perdebatan ini, ada satu huruf yang menentukan yaitu huruf “i” pada istilah “homo ousios” (sama substansi) dan “homo iousios” (mirip substansi), yaitu apakah Kristus sama substansi atau mirip substansi dengan Allah. Arius memakai yang kedua, sedangkan Athanasius memilih yang pertama yang menunjukkan Kristus dan Allah satu adanya. Hasil dari Konsili ini adalah bahwa Kristus dan Allah adalah Allah yang esa, Allah yang mencipta, yang menebus, dan yang bekerja dalam hati manusia, namun tiga Pribadi, yaitu Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus.

Juli 2008

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Berdoa untuk situasi keamanan dan politik di Indonesia, kiranya Tuhan berbelaskasihan kepada bangsa kita ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Mari kita saling mendoakan untuk perjuangan iman kita... Saya yakin doa kita masih berkuasa untuk mengubah setiap...

Selengkapnya...

3.Huldreich Zwingli a) He turns, in September 1522, to a lyrical defense of the perpetual virginity of the mother...

Selengkapnya...

2. John Calvin a) Helvidius displayed excessive ignorance in concluding that Mary must have had many sons, because...

Selengkapnya...

Apa kata para Refomator tentang Keperawanan kekal Maria : 1. Marthin Luther : a) Christ, our Savior, was the...

Selengkapnya...

Saya rasa jika Yesus dari salib mungkin saja banyak orang akan percaya bahwa Ia adalah Anak Allah. Namun andaikata...

Selengkapnya...

© 2010, 2018 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲