Sersan & TKB

TKB Maret 2006

Pada tahun 1947 dan tidak lama setelahnya, ditemukan kurang lebih 800 naskah-naskah dan fragmen-fragmennya di daerah sekitar Khirbat Qumran, Laut Mati. Oleh karena itu, naskah-naskah ini dikenal sebagai naskah Laut Mati (Dead Sea Scrolls).

Naskah Laut Mati ini terdiri dari salinan kitab-kitab (seperti Yesaya dan Bilangan), commentaries, dokumen-dokumen tentang cara hidup komunitas penyimpan naskah-naskah ini, dan sebagainya. Naskah Laut Mati ini dibuat dari kertas papyrus dan ditulis antara 250SM dan 68M. Dibutuhkan waktu 20 tahun (1947-1967) untuk mengumpulkan semua naskah-naskah ini.

Apa sih dampak ditemukannya naskah Laut Mati ini? Naskah-naskah ini membantu penyusunan penanggalan Alkitab Ibrani sebelum 70M, rekonstruksi berbagai macam informasi detil mengenai sejarah Holy Land dari 4SM–135M, dan klarifikasi hubungan antara tradisi religius Yahudi dan kekristenan mula-mula (Sumber: Dead Sea Scrolls, Thomas Nelson Bible Dictionary).

Redaksi Pillar

Maret 2006

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Amatir Bicara: Kadang-kadang Allah memakai Iblis untuk mencapai maksud-maksud ilahi-Nya dengan mengizinkan Iblis...

Selengkapnya...

Inilah seharusnya y dimiliki setiap orang percaya, bukan menjadi suatu komunitas "VIV". Karena sering yg...

Selengkapnya...

Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲