Sersan & TKB
Epistemologi Calvin
Di dalam Institutio, Calvin mendasari pengertian epistemologinya melalui pengetahuan akan Allah dan pengetahuan akan diri, kemudian Calvin memulai dari pengetahuan akan Allah sebagai dasar untuk mengerti diri sendiri (ICR I.i.2). Menurutnya, untuk meraih pengetahuan akan Allah haruslah diawali dengan kemurnian hati, percaya, dan takluk kepada otoritas Allah (ICR I.ii).
Jadi, dasar pengetahuan adalah berasal dari Allah bukan dari diri manusia. Karena manusia sudah berdosa dan tidak sanggup untuk mengenal Allah walaupun pengetahuan akan Allah sudah tertanam di dalam diri manusia (ICR I.iii – v).
Pengetahuan akan Allah yang sejati hanya dapat kita peroleh melalui Alkitab (ICR I.vi) dan keyakinan akan Alkitab sebagai firman Tuhan bukan berasal dari manusia, melainkan berasal dari Roh Kudus (ICR I.vii.iv). Demikian pengesahan Alkitab adalah firman Tuhan berasal dari diri Alkitab sendiri (ICR I.vii.v).
Mei 2010
Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.
Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang telah diadakan di 5 kota di Kalimantan Timur. Kiranya melalui rangkaian kebaktian ini, bangsa Indonesia dapat kembali mengenal firman, kesaksian, dan pertobatan yang sejati. Berdoa juga untuk rangkaian Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang akan diadakan pada akhir Mei 2012 sampai dengan pertengahan Juni 2012 di Kalimantan Tengah, Sulawesi, dan NTT.