Sersan & TKB

TKB Oktober 2009

Musuh-musuh John Calvin

John Calvin adalah seorang yang menegakkan kebenaran dan tidak kompromi sedikit pun terhadap kebenaran, karena itu ia sangat dijunjung tinggi oleh orang-orang yang dipengaruhi dengan hidup dan pemikirannya. Namun, orang-orang yang berbeda pendapat, iri, dan sakit hati terhadap Calvin berusaha untuk menjatuhkannya pada zaman itu, di antaranya:

- Pierre Caroli, seorang Perancis yang melayani sebagai pastor di Lausanne, menuduh Calvin dan theolog Geneva sebagai penganut Arianisme dan Sabellianisme dengan alasan tidak menggunakan kata “Tritunggal” dan “Pribadi”. Oleh sebab itu, pertemuan Sinode pada tahun 1537 diadakan di Bern untuk memulihkan Calvin dan theolog Geneva serta memberhentikan Pierre Caroli.

- Philip Berthelier, dilarang untuk berbagian di dalam perjamuan kudus oleh pengurus jemaat pada tahun 1553, tetapi diizinkan oleh pemerintah. Hal ini ditolak oleh Calvin. Dua hari sebelum diadakan Perjamuan Kudus September (diadakan setiap 4 tahun sekali), Calvin menyatakan dia lebih baik mati daripada memberikan Perjamuan Kudus kepada orang yang menghina Tuhan.

- Jerome Hermes Bolsec menolak doktrin Predestinasi dan menginterupsi Jean de Saint Andre pada saat ia berbicara mengenai Predestinasi dan mengajak perdebatan. Bolsec menulis biografi Calvin dan Beza yang berisi tuduhan-tuduhan yang tidak berlandasan. Dia diusir dari Geneva pada tahun 1551.

- Sebastian Castellio, seorang yang terpelajar namun sangat arogan. Dia menolak Kidung Agung dari Salomo sebagai firman Tuhan dan menolak ajaran bahwa Kristus turun ke dalam kerajaan maut.

- Michael Servetus, seorang bidat yang menolak Allah Tritunggal. Walaupun berulang kali dibujuk oleh John Calvin untuk kembali kepada iman yang Orthodoks, dia selalu menolak. Pada akhirnya gereja-gereja di Swiss memutuskan Michael Servetus untuk dibakar hidup-hidup. Insiden ini selalu dianggap sebagai kesalahan Calvin.

Nama-nama ini juga sering dikaitkan oleh mereka yang tidak menyukai diri Calvin ataupun ajarannya untuk menjatuhkan Calvin dan pengikutnya di zaman sekarang.

 

Sumber:

Samuel Macauley Jackson, D.D., LL.D, New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge, Vol II: Basilica – Chambers (Grand Rapids: Baker Book House, 1952)

Oktober 2009

2 tanggapan.

1. Elia Prasetio dari Manado berkata pada 1 March 2017:

Syalom Admin. Sedikit menanggapi mengenai artikel ini: "Michael Servetus, seorang bidat yang menolak Allah Tritunggal. Walaupun berulang kali dibujuk oleh John Calvin untuk kembali kepada iman yang Orthodoks, dia selalu menolak. Pada akhirnya gereja-gereja di Swiss memutuskan Michael Servetus untuk dibakar hidup-hidup. Insiden ini selalu dianggap sebagai kesalahan Calvin."

Menurut saya, Memang benar, bahwa hal ini membuat para Penganut Calvinis menjadi seakan-akan blunder, jika diperhadapkan dengan tanggapan dari para Kontra Calvinis. Mungkin admin bisa mencarikan artikel-artikel yang dapat membangun argumen, mengapa Calvin sampai melakukan Inkusisi tersebut. Mungkin dari segi latarbelakang, dan hal-hal lain yang mempengaruhi pada zaman itu.

Terima kasih.

2. Martua Siringoringo dari Jakarta berkata pada 1 March 2017:

Pandanglah Kristus, artinya : "Kita cukup dengan ajaran Kristus, karena ajaran Yesus Kristus sudah cukup jelas, yang tidak jelas adalah orang-orang yang tidak mau melakukan Firman Tuhan". Oleh karena itu perbanyak baca Alkitab dan melakukannya, Alkitab sudah memberikan pengertian yang sangat jelas.

Tentang buku-buku yang dikarang ahli-ahli Teolog, saring dulu kebenarannya, karena karangannya itu banyak hanya isapan jempol, untuk membanggakan diri saja. Oleh karena itu uji dulu dengan kebenaran Firman Tuhan (Alkitab).

Tks. Gbu.

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk rangkaian KKR yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Stephen Tong di Malaysia yaitu Johor Bahru dan Muar pada tanggal 18-22 November 2019. Berdoa kiranya Roh Kudus memelihara iman dari setiap orang yang telah mendengarkan Injil dan merespons terhadap panggilan untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat melalui rangkaian KKR ini.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

Saya mau beli buku ini, bgm caranya?

Selengkapnya...

Saya berjemaat di salah satu gereja kharismatik terbesar di Indonesia selama +/- 26 tahun, dan sejak 2016 saya...

Selengkapnya...

Artikelnya menarik karena disertai dengan fakta sejarahnya. Artikelnya menunjukkan pentingnya Canons of Dort tetapi...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲