Meja Redaksi

Juli 2020

Salam Pembaca PILLAR yang setia,

Sudah setengah tahun berlalu sejak COVID-19 pertama kali menjadi tamu yang tidak mau pergi-pergi dari dunia manusia dan kita sebagai tuan rumah tidak berdaya mengusirnya. COVID-19 sudah seakan-akan menjadi anggota baru dari rumah tangga kita dan kita harus belajar hidup bersamanya, menghidupi new normal. Kutipan dari artikel “COVID-19: New Normal, New Spirit, and New Life” menyindir kita demikian, “Kalau kita bisa dengan cepat mengikuti tatanan kehidupan new normal, mengapa kita sulit untuk mengikuti tatanan kehidupan new life?” What say you?

Dua artikel selanjutnya membahas dua misteri besar yang banyak orang Kristen sulit memberikan jawaban yang memadai baik atas pertanyaan yang jujur dari orang yang bergumul maupun tuduhan dan serangan dari para musuh kekristenan. Yang pertama tentang problem of evil dan yang kedua tentang theologi dan sains. Jangan-jangan kita termasuk yang cukup gagap “eeeeeeeee apa yahh…” dalam memberikan tanggapan dan jawaban. Dua artikel tersebut seperti dinamit, tidak perlu panjang, pendek saja namun berdaya ledak tinggi. Yang pasti setelah baca ini, gagapnya jadi hilang atau setidaknya lebih pendek “eee…” sekarang. 

Namun, jangan keburu senang dapat dinamit untuk membungkam lawan debatmu. Resensi buku Tactics mengingatkan bahwa perdebatan yang tidak membangun melainkan menghancurkan bukanlah tujuan apologetika. Penulisnya, Gregory Koukl, punya aturan umum: “jika ada yang marah dalam diskusi, Anda kalah.” Dia berkata, “Saya tidak pernah berusaha mempertobatkan seorang pun. Tujuan saya bukanlah memenangkan seseorang bagi Kristus, melainkan hanya menyelipkan kerikil di dalam sepatu orang.” Kerikil? Apaan sih? Ya, semoga rasa penasaran ini mendorong kita untuk mencari dan membacanya langsung di halaman paling belakang.

Redaksi Pillar

Juli 2020

Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk kondisi pandemi COVID-19 yang sudah makin melandai. Berdoa kiranya setiap orang Kristen mengambil kesempatan untuk dapat memberitakan Injil dan membawa jiwa-jiwa kepada Kristus terutama di dalam momen Jumat Agung dan Paskah di bulan ini. Bersyukur untuk ibadah fisik yang sudah dilaksanakan oleh banyak gereja dan bersyukur untuk kesempatan beribadah, bersekutu, dan saling menguatkan di dalam kehadiran fisik dari setiap jemaat.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Bagus

Selengkapnya...

senang dengan penjelasan yang di atas dan memberkati. yang pada intinya pacaran dalam kekristenan adalah berfokus...

Selengkapnya...

Maaf u 99 domba itu Tuhan Yesus tidak mengatakan mereka tidak hilang., melainkan tidak memerlukan pertobatan yang...

Selengkapnya...

terimakasih, bagi saya sangat memberkati karena orang percaya hidup dalam peperangan rohani. karena itu Allah terus...

Selengkapnya...

Bagaimana jika Saat di Rafidim. bgs Israel tidak bersungut-sungut. Melainkan sabar dan kehausan tsb apakah mungkin...

Selengkapnya...

© 2010, 2022 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲