Lukas Yuan Utomo

Mengenal Tuhan: Meneladani Kematian Kristus

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, ada delapan artikel mengenai pandemi. Sesudah itu, pada artikel ke-9 dan seterusnya, kita memasuki seri Ars Moriendi: seni mempersiapkan orang menghadapi kematian: 9. Mengenal Tuhan: Injil dan Kuasa Pengampunan-Nya[9] 10. Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan ...selengkapnya

Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan (3)

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 9. Mengenal Tuhan: Injil dan Kuasa Pengampunan-Nya[9] 10. Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan Iman[10] 11. Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan Keputusasaan[11]Di seri yang ...selengkapnya

Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan (2)

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan.[1] 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur.[2] 3. Melihat Tuhan (dalam kemurahan-keagungan-Nya) di dalam ...selengkapnya

Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan (1)

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan.[1] 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur.[2] 3. Melihat Tuhan (dalam kemurahan-keagungan-Nya) di dalam ...selengkapnya

Mengenal Tuhan: Injil dan Kuasa Pengampunan-Nya (1)

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan. [1] 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur. [2] 3. Melihat Tuhan (dalam kemurahan-keagungan-Nya) di ...selengkapnya

Kelemahlembutan III

Kasih Mengubahkan yang SempurnaMenyambung artikel sebelumnya, mengenai Kasih Mengubahkan dari Beauty and the Beast yang perlu terus diproses, kita akan melihat Kasih Mengubahkan yang sempurna di dalam artikel ini. Sesungguhnya adakah kisah yang too good to be true atau too wonderful to be true itu? Kisah yang sebenarnya memang kabar baik dan ...selengkapnya

Kelemahlembutan II

Kasih Mengubahkan yang BerprosesMenyambung artikel minggu lalu, yang mengangkat dan melihat derajat wanita itu tinggi, karena itu tidaklah salah apabila ada komentator film yang menempatkan Beauty and the Beast sebagai film Disney terbaik kedua sepanjang sejarah sesudah Lion King (http://www.buletinpillar.org/renungan/keberanian).Seorang gadis ...selengkapnya

Kelemahlembutan I

Kuat dan LembutDunia ini sedang mengalami krisis kepemimpinan. Saling curiga antara bangsa terjadi dan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) masih terus mengusahakan perdamaian dunia. Ciri pemimpin yang sejati adalah “Benar, Berani, dan Setia”; yang juga menjadi tema NRETC 2020 (retret remaja online – nretc.stemi.id). Untuk mempelajari lebih lanjut ...selengkapnya

Berbuah Merindukan Kedatangan Tuhan

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan. [1] 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur. [2] 3. Melihat Tuhan (dalam kemurahan-keagungan-Nya) di ...selengkapnya

Mengenal Hati Tuhan

Tuhan Yesus menjadi ManusiaSesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan. [1] 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur. [2] 3. Melihat Tuhan (dalam ...selengkapnya

Ketakjuban, Menyembah, dan Mengucap Syukur

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan. 1 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur. 2 3. Melihat Tuhan (dalam kemurahan-keagungan-Nya) di dalam ...selengkapnya

Kedaulatan Allah

Kasih Sayang di balik MurkaSesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan. 1 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur. 2 3. Melihat Tuhan (dalam ...selengkapnya

Pandemi dan Kedatangan Tuhan Yesus

Pada waktu kita menghadapi pandemi seperti ini, apa yang seharusnya dapat kita renungkan? Apabila kita hidup pada awal abad ke-20, suatu masa dipenuhi kecelakaan demi kecelakaan: Flu Spanyol pada tahun 1918-1920 sesudah Perang Dunia I (1914-1918) dan diikuti Great Depression (1929-1933) di Amerika dengan resesi sampai tahun 1938, lalu tahun ...selengkapnya

Melihat Allah

Kerapuhan Manusia vs. Kemurahan AllahDi tengah-tengah wabah virus korona yang mendunia dan belum juga usai, saya mengajak kita semua untuk merenungkan firman Tuhan lebih dalam mengenai kerapuhan manusia (fragility of man) dan kemurahan (great glorious mercy) Allah yang agung dan mulia. Juga, bagaimana agar kita tetap dapat melihat Allah dan ...selengkapnya

Ketakutan, Kasih, dan Mengucap Syukur

Menghadapi wabah Covid-19 (corona virus) yang sudah masuk ke Indonesia membuat banyak orang panik. Supermarket di berbagai tempat diborong orang dan juga level stres orang-orang meningkat. Ada yang sakit flu karena stres dan takut, bukannya gara-gara virus corona tersebut.Ketakutan merupakan reaksi wajar dari umat manusia yang diciptakan dengan ...selengkapnya