Sersan & TKB

TKB April 2007

Ceritanya bermula ketika Charles H. Spurgeon secara tidak sengaja mendengar umpatan seorang pekerja buruh dengan membawa nama Tuhan di dalamnya. Spurgeon berjalan menghampirinya, menyentuh lengan pekerja tersebut, lalu berkata, “Bisakah Anda berdoa sekaligus mengumpat?”  Pekerja muda tersebut lantas tertawa dan dengan nada penuh kemenangan menjawab bahwa ia tidak pernah melakukan sesuatu yang sedemikian tidak berguna seperti berdoa sebelumnya. Mendengar itu, Spurgeon mengeluarkan sekeping koin mata uang yang cukup bernilai dan berkata, “Aku akan memberikan kamu ini jika kamu berjanji untuk tidak pernah berdoa.” Pekerja tersebut pun dengan terburu-buru menyimpan koin itu. Seiring dengan berlalunya hari, pekerja itu mulai diburu oleh perasaan tidak enak. Tidak pernah berdoa? TIDAK PERNAH? Mungkin saja ia sudah melakukan penawaran yang salah, sebab suatu hari nanti ia mungkin akan berteriak kepada Tuhan ketika ia menghadapi perihal pelik. Semakin dipikirkan, ia semakin diyakinkan bahwa ia sudah salah mengambil keputusan. Roh Kudus mulai bekerja di dalam hati pekerja muda tersebut. Setiba di rumah, ia menceritakan tentang transaksi itu kepada istrinya, dan benar saja, istrinya berteriak, “Ya, betul… kita tidak pernah berdoa, tetapi suatu hari nanti mungkin kita membutuhkannya!” Lalu, keduanya pun dengan perasaan cemas mencari kembali Spurgeon demi mengembalikan koin tersebut dan mencabut perjanjian itu. Melihat penyesalan mereka yang dalam, Spurgeon pun bergegas membicarakan keselamatan dari Yesus Kristus kepada mereka dan keduanya kemudian menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat mereka.

(Disadur dari http://home.att.net/~belcroftbiblechurch/prayer.htm)

April 2007

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Sidang Tahunan Sinode (STS) GRII yang diadakan pada tanggal 28-30 Desember 2020. Berdoa kiranya melalui STS ini, setiap cabang GRII dapat mengerti visi dan misi Gerakan Reformed Injili dan dimampukan Tuhan untuk bekerja sama satu dengan yang lainnya demi mencapai visi dan misi tersebut. Berdoa untuk setiap pemimpin Gerakan Reformed Injili, kiranya Roh Kudus mengurapi mereka dalam memimpin dan melayani zaman ini dengan kepekaan dan pengertian akan kehendak dan isi hati Tuhan.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2021 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲