Sersan & TKB

TKB Maret 2008

Pada zaman gereja awal, seorang tokoh gereja bernama Arius (250 - 336AD) mengajarkan doktrin Allah yang unik, yaitu keunikan dan keberbedaan Allah secara mutlak – hanya ada satu Allah yang adalah kekal, tidak memiliki titik awal, tidak diciptakan, benar adanya, bijaksana adanya, baik adanya, dan berdaulat. Allah yang satu tersebut tidak mungkin mempunyai natur yang terbagi dengan yang lain, kalau tidak demikian maka hubungan Pencipta-ciptaan menjadi kabur dan dapat berakibat berbalik menjadi Politeisme. Allah yang dimaksudkan oleh Arius adalah Allah Bapa bukan Allah Tritunggal. Allah Anak (Kristus) dianggap sebagai makhluk ciptaan yang memiliki titik awal dan merupakan ciptaan unik dan berbeda dari ciptaan lainnya, namun tidak mengambil bagian dalam atribut keilahian Allah. Kepercayaan tersebut kemudian dinamakan sebagai Arianisme, yang kemudian dinyatakan sebagai bidat. Arianisme mengundang reaksi bantahan keras dari seorang tokoh gereja yang bernama Athanasius (297 - 373AD), mengeluarkan tulisan berjudul “On The Incarnation” (335AD) yang menegaskan doktrin Trinitas, yaitu tiga Pribadi di dalam satu, Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus. Ketiga-Nya hadir secara bersamaan, tidak diciptakan dan kekal adanya.

Maret 2008

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Sidang Tahunan Sinode (STS) GRII yang diadakan pada tanggal 28-30 Desember 2020. Berdoa kiranya melalui STS ini, setiap cabang GRII dapat mengerti visi dan misi Gerakan Reformed Injili dan dimampukan Tuhan untuk bekerja sama satu dengan yang lainnya demi mencapai visi dan misi tersebut. Berdoa untuk setiap pemimpin Gerakan Reformed Injili, kiranya Roh Kudus mengurapi mereka dalam memimpin dan melayani zaman ini dengan kepekaan dan pengertian akan kehendak dan isi hati Tuhan.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2021 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲