Sersan & TKB

TKB Oktober 2008

Puritan

Pada abad ke-16 dan ke-17, sekelompok orang percaya melihat bahwa Church of England di Inggris tidak mengalami reformasi secara menyeluruh, sehingga mereka kemudian menyerukan kemurnian ibadah, ajaran, dan moralitas secara individu maupun jemaat. Seruan ini disebabkan oleh kesadaran mereka terhadap Church of England yang masih toleransi kepada beberapa penyimpangan Gereja Katolik Roma.

Mereka dinamakan Puritan. Asal kata “purity” (kemurnian) diikuti dengan akhiran “-an” (pelaksana). Sebutan Puritan ini sebenarnya merupakan cemoohan kepada mereka, yang mau menjaga kemurnian di dalam menjalankan firman Tuhan. Pada tahun 1629 hingga 1642, banyak Puritan yang pindah ke New England (bagian Timur Laut Amerika Serikat), karena pada tahun 1625 raja Charles I melarang Puritan di dalam Church of England. Oleh karena itu, kaum Puritan sangat berpengaruh di dalam perkembangan theologi di Amerika Serikat. Kaum Puritan melihat theologi bukan pengertian akademis semata, tetapi theologi harus mentransformasi hidup, menjaga keseimbangan antara doa, doktrin, pengalaman, dan pelaksanaan. Kaum Puritan menghasilkan banyak karya literatur penting bagi iman Kristen dan mempengaruhi banyak theolog, seperti: John Owen, Richard Baxter, Thomas Watson, John Bunyan, dan revivalist besar Jonathan Edwards.

Sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Puritans

http://en.wikipedia.org/wiki/Great_Migration_(Puritan)

http://www.puritansermons.com/banner/hulse1.htm

Oktober 2008

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Unduh PDF
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk kondisi pandemi COVID-19 yang sudah makin melandai. Berdoa kiranya setiap orang Kristen mengambil kesempatan untuk dapat memberitakan Injil dan membawa jiwa-jiwa kepada Kristus terutama di dalam momen Jumat Agung dan Paskah di bulan ini. Bersyukur untuk ibadah fisik yang sudah dilaksanakan oleh banyak gereja dan bersyukur untuk kesempatan beribadah, bersekutu, dan saling menguatkan di dalam kehadiran fisik dari setiap jemaat.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Bagus

Selengkapnya...

senang dengan penjelasan yang di atas dan memberkati. yang pada intinya pacaran dalam kekristenan adalah berfokus...

Selengkapnya...

Maaf u 99 domba itu Tuhan Yesus tidak mengatakan mereka tidak hilang., melainkan tidak memerlukan pertobatan yang...

Selengkapnya...

terimakasih, bagi saya sangat memberkati karena orang percaya hidup dalam peperangan rohani. karena itu Allah terus...

Selengkapnya...

Bagaimana jika Saat di Rafidim. bgs Israel tidak bersungut-sungut. Melainkan sabar dan kehausan tsb apakah mungkin...

Selengkapnya...

© 2010, 2022 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲