Liputan & Wawancara

Liputan NRETC 2009

National Reformed Evangelical Teen Convention (NRETC) adalah sebuah retreat remaja yang diadakan oleh Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI). Event yang telah dimulai sejak tahun 2006 ini direncanakan terakhir diadakan pada tahun 2008, tetapi karena pimpinan Roh Kudus dalam melihat pentingnya pengajaran prinsip firman Tuhan bagi anak-anak remaja di zaman ini, maka pada tahun ini NRETC diadakan kembali yaitu pada tanggal 26-28 Juni 2009. Yang berbeda dari tahun-tahun yang lalu adalah NRETC kali ini diadakan di Reformed Millennium Center Indonesia (RMCI), Kemayoran, Jakarta.

Yang menjadi retreat remaja ini berbeda dengan retreat-retreat lainnya, bahwa di dalam retreat ini, selain diisi dengan Firman yang sungguh padat, para remaja juga dididik agar mengerti bagaimana berjuang. Salah satunya adalah dengan menempatkan mereka di tempat-tempat penginapan yang mempunyai fasilitas seadanya. Untuk para peserta pria, mereka bahkan harus berjalan kaki di pagi hari dari tempat penginapan mereka ke RMCI, dan
mandi di WC yang tersedia di kompleks gedung RMCI. Walaupun sebenarnya fasilitas yang disediakan masih dapat dikatakan cukup baik, tetapi ternyata banyak sekali remaja yang masih mengeluh akan hal ini, mungkin karena mereka sudah terbiasa dengan kenyamanan lebih yang diberikan oleh orang tua mereka.

NRETC ini merupakan suatu momen yang istimewa, karena di dalam retreat yang bertemakan “Iman, Pengetahuan, dan
Pelayanan bagi Remaja” ini salah satu tujuannya adalah untuk mendidik para remaja untuk menjadi remaja yang menjalani hidup yang bertanggung jawab kepada Tuhan, sehingga diharapkan mereka dapat menjadi remaja yang memiliki prinsip yang kuat, tidak mudah terpengaruh atau terbawa dengan lingkungan sekitar mereka, serta lebih kokoh dalam menghadapi tantangan-tantangan hidup. Para remaja juga diperlengkapi dengan doktrindoktrin
yang penting agar mereka tidak sembarangan terjebak di dalam ajaran-ajaran atau filsafat-filsafat yang melawan Tuhan. Seperti apa yang dikatakan oleh Pdt. Stephen Tong di dalam salah satu sesi, bahwa iman Kharismatik adalah ‘Faith seeking Grace’ yang berarti bahwa seseorang mau percaya kepada Tuhan karena mereka mencari berkat untuk dirinya sendiri (self-centered), sedangkan iman Reformed adalah ‘Faith seeking Understanding’ yang berarti bahwa seseorang percaya kepada Tuhan karena berusaha mencari pengertian dan kebenaran hidup.

NRETC ini juga merupakan event yang cukup sulit untuk tim panitia, karena acara ini diputuskan dan dipersiapkan dalam waktu yang sempit. Di dalam waktu yang sangat sempit ini, panitia harus mempersiapkan banyak hal, contohnya Humas dan Publikasi yang harus dijalankan dengan cepat untuk menjangkau anak-anak SMP dan SMA yang sudah mendekati masa liburan, di mana pada saat sekolah sudah libur para remaja akan lebih sulit untuk dijangkau. Dengan adanya keterbatasan waktu, juga kompleks gedung RMCI yang belum bisa dipakai untuk menginap karena masih di dalam masa konstruksi, maka panitia benar-benar harus tergantung pada Tuhan untuk melengkapi keterbatasan-keterbatasan yang ada. Hampir di semua bagian kepanitiaan menghadapi kesulitan-kesulitan yang sepertinya tidak mungkin, tetapi setelah acara ini selesai, kita benarbenar bersyukur karena Tuhan telah membuat segala sesuatunya berjalan dengan baik tanpa kekurangan apapun.

Pada akhirnya, kita bisa melihat pekerjaan Tuhan yang luar biasa dalam setiap orang yang terlibat di dalam acara ini, baik para peserta maupun panitia. Kita hanya dapat takjub melihat Tuhan bekerja mengubah para remaja satu per satu dan membongkar pola pikiran mereka yang sudah banyak dipengaruhi oleh dosa menjadi remaja-remaja yang takut akan Tuhan. Banyak dari mereka yang menyerahkan diri untuk percaya kepada Yesus Kristus, dan bahkan tidak sedikit yang menyerahkan diri menjadi hamba Tuhan. Kiranya Tuhan sendiri yang akan terus membimbing dan mendidik para remaja ini dalam masa muda mereka sehingga mereka dapat senantiasa melayani dan memuliakan Tuhan dalam
kehidupan mereka. Soli Deo Gloria.

Adhya Kumara
Redaksi Pelaksana PILLAR

Juli 2009

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

Terima kasih telah diingatkan bagaimana kasih Tuhan kepada kita, melalui reformasi yang dimotori Martin Luter dengan...

Selengkapnya...

Mohon maaf : Luther memanggil Copernicus sebagai “keledai/ orang bodoh yang mencari perhatian”, lengkapnya...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲