Meja Redaksi

Juli 2011

Salam Pembaca Pillar yang setia,

Setelah bulan lalu membahas tentang doa, bulan ini Pillar melanjutkan seri spiritualitas dengan tema: Saat Teduh. Ketika membaca kata “Saat Teduh”, hal apakah yang terbersit? Apakah momen kita membaca Alkitab di pagi hari selama kira-kira setengah jam? Artikel-artikel di edisi ini mau membongkar konsepsi tersebut dan menyadarkan bahwa saat teduh adalah lebih dari konsepsi kita yang sempit itu, saat teduh adalah suatu pemupukan batin, bahkan suatu kehidupan Kristen itu sendiri. Apakah engkau ingin kehidupan kerohanianmu disegarkan? Apakah engkau sudah menemukan kebahagiaan bertemu dengan Sang Kekasih Jiwamu setiap engkau bersaat teduh?

Pembaca setia Pillar, sudah cek Pillar online di www.buletinpillar.org? Bagi kamu yang tidak mendapatkan edisi-edisi yang lalu, bisa membacanya online atau download pdf-nya. Kamu juga bisa mengirimkan masukan, saran, pertanyaan, artikel, ataupun resensi buku ke redaksi Pillar di e-mail: redaksi@buletinpillar.org.

Redaksi Pillar

Juli 2011

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional II bertemakan “Bertobatlah! Dan Hidup Suci” yang telah diadakan di Sumatra Utara yaitu di kota Kisaran, Rantauprapat, Pematangsiantar, dan Tarutung pada 7-10 Mei 2019.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Mungkin Mordekhai boleh disebut sebagai orang yang tunduk kepada hukum kerajaan, tetapi dia bukanlah orang yang...

Selengkapnya...

Hallo pak Stephen Tong, saya mau bertanya apakah kita percaya terlebih dahulu baru menerima roh kudus? Atau roh kudus...

Selengkapnya...

Salam. Terima kasih sebelumnya, saya sangat terberkati dengan pesan yang disampaikan. Namun alangkah baiknya definisi...

Selengkapnya...

Sangat memberkati. Mohon berbagi renungan harian nya. Terima kasih banyak Tuhan Yesus memberkati

Selengkapnya...

Menurut saya, Yang harus kita tanyakan dalam diri kita adalah apakah musik puji-pujian/lagu yg kita bawakan tersebut...

Selengkapnya...

© 2010, 2019 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲