Sersan & TKB

TKB Mei 2007

Asal-Usul Nokia

Pada tahun 1865, seorang insinyur bernama Fredrik Idestam membangun suatu pusat penggilingan wood-pulp di sebelah selatan Finlandia. Perusahaan ini diberi nama Nokia. Pada masa itu, permintaan dan kebutuhan akan kertas tinggi sekali. Tenaga kerja di pusat penggilingan kian bertambah, hingga daerah pemukiman itu kemudian dinamakan sebagai komunitas Nokia. Tahun 1898, perusahaan Finnish Rubber Works sangat terkesan akan alat hidroelektronik yang dipakai oleh pusat penggilingan tersebut, lalu pada tahun 1920 kedua perusahaan itu pun merger dan mulai menjual hasil produksi mereka dengan label ‘Nokia’. Setelah lewat masa Perang Dunia II, perusahaan ini ekspansi dengan membeli sebagian besar saham dari perusahaan Finnish Cable Works. Dan karena kebutuhan akan telegraf dan telepon yang besar pada masa Perang Dunia II, perusahaan ini pun berkembang dengan pesat. Tahun 1967, ketiga perusahaan ini merger membentuk Grup Nokia. Namun, masa resesi ekonomi tahun 1990 akhirnya membawa perusahaan ini memfokuskan produk hanya pada pasaran telepon genggam.

(Disadur dari http://www.connectmobiles.com/nokia_history.htm)

Mei 2007

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk Konvensi Nasional 500 Tahun Reformasi dengan tema “Reformasi dan Dinamika Sejarah” yang diadakan di 17 kota di seluruh Indonesia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Cardinal Newman famously said, “To be deep in history is to cease to be a Protestant.”

Selengkapnya...

www.biblearchaeology.org/post/2008/11/08/The-Manger-and-the-Inn.aspx Artikel ilmiah dalam jurnal ini menjelaskan...

Selengkapnya...

Terimakasih. Saya merasa sangat diberkati, diperingatkan juga dikuatkan dengan penyajian kisah reformasi dan...

Selengkapnya...

Terima kasih telah diingatkan bagaimana kasih Tuhan kepada kita, melalui reformasi yang dimotori Martin Luter dengan...

Selengkapnya...

Mohon maaf : Luther memanggil Copernicus sebagai “keledai/ orang bodoh yang mencari perhatian”, lengkapnya...

Selengkapnya...

© 2010, 2017 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲