Salam pembaca PILLAR yang setia,
Apa bedanya minyak dengan garam ketika dituangkan ke dalam segelas air? garam akan larut ke dalam air sedangkan minyak hanya ngambang di atas, terpisah dan tidak larut. Tragedi dalam kehidupan orang Kristen adalah kebenaran-kebenaran alkitab yang kita pelajari atau kotbah-kotbah dan tulisan-tulisan Kristen yang didengar dan dibaca menjadi seperti minyak dalam cawan kehidupan kita, ngambang-ngambang di atas tapi orang Kristen tidak tahu bagaimana melarutkannya dalam kehidupan sehari-hari. Emang ada kaitannya doktrin dengan kerjaan sehari-hari? misalnya doktrin Allah Tritunggal dengan ekonomi atau ilmu teknik sipil?
Visi dari Buletin Pillar ini adalah bagaimana teologi Reformed Injili dapat dilarutkan ke dalam kehidupan sehari-hari sehingga pemuda-pemudi Kristen dimampukan untuk benar-benar berfungsi menjadi garam dan terang dunia. Setiap kita harus berusaha menggumuli bagaimana kebenaran-kebenaran yang kita terima itu benar-benar dapat larut dalam hidup kita sehingga hidup kita dapat memberikan rasa yang khas, rasa yang membuat dunia ini haus … haus akan Tuhan dan Juruselamat yang kita sembah.
Apakah engkau orang kristen model garam yang larut atau minyak yang ngambang-ngambang?