Oktober 2018

Salam Pembaca PILLAR yang setia,

Edisi ini membahas seri terakhir dari kebangunan pemuda Reformed Injili, yaitu kebangunan mandat budaya: peran orang Kristen sebagai garam dan terang dunia. Artikel pertama memberikan kunci tentang kebangunan mandat budaya menurut Alkitab yaitu: “to be in the world but not of the world”. Artikel kedua memperjelas lebih lanjut tentang pergumulan orang Kristen untuk membawa dan menghidupi iman mereka di dalam ruang publik. Agar pembaca tidak mempunyai pikiran bahwa bahasan-bahasan ini hanya sekadar teori belaka, artikel Esther memberikan cicipan contoh bagaimana seorang yang berani menghidupi imannya di tengah-tengah ruang publik walaupun itu berarti harus merisikokan hidupnya. 

Jangan lupa membaca sebuah refleksi tentang SPIK Kristologi VII Kristus sebagai Alfa dan Omega sebagai penutup yang mengingatkan alasan dan juga tujuan dari mengapa kita berjuang bagi kebangunan mandat budaya: demi kemuliaan Kristus semata (for Christ’s sake alone!).