Apakah arti Natal bagimu tahun ini? Apakah sekadar perayaan di gereja dengan khotbah
Natal dan drama di kandang, christmas caroling ke rumah-rumah, atau berbagi kasih
ke panti-panti? Semua itu akan berlalu dengan kenangannya sendiri seiring dengan waktu
berjalan terus. Hari Natal sudah dikabarkan kepada Adam dan Hawa, ketika Tuhan
menetapkan vonis hukuman mereka. Tuhan tidak membenci manusia, walaupun manusia
telah melawan Dia. Walaupun manusia membenci Tuhan, rencana Tuhan adalah
mengembalikan manusia menjadi gambar dan rupa Allah.
Sejarah memperlihatkan bagaimana manusia yang satu membenci manusia yang lain.
Manusia yang satu ingin menguasai manusia yang lain. Manusia yang tertindas berjuang
membebaskan diri dari manusia yang lain, namun ketika ia bebas, ia kemudian ingin
menguasai manusia yang lain. Kekuasaan dan kebencian mewarnai sejarah dunia, yang
menyebabkan dunia ini gelap untuk ditinggali.
Tetapi bukan demikan seharusnya sejarah dunia. Ada momen Natal yang memperlihatkan
kekuasaan dan cinta kasih, yang menyebabkan dunia ini masih indah untuk ditinggali. Allah
yang Mahakuasa memperlihatkan kekuasaan-Nya atas sejarah, serta memperlihatkan cinta
kasih-Nya melalui pemberian Diri-Nya sendiri bagi kita. Melalui Yesus, Anak Allah, Dia
memperlihatkan kepada kita apa itu cinta kasih dan bagaimana mengasihi sesama manusia;
ketika kita hanya mengenal kebencian dan menanam benih kebencian di dalam hati orang
lain.
Kiranya pada Natal tahun ini kita doa: “Tuhan, Engkau yang menyelidiki isi hatiku dan
mengetahui sedalam-dalamnya. Tolong aku untuk mengasihi sesamaku manusia yang
berdosa dan bukan membenci mereka. Tolong aku untuk bisa mengasihi mereka dengan
kasih yang Engkau berikan kepadaku. Tunjukkanlah melalui kesaksian hidupku, Engkau
adalah Allah sejati, kami adalah umat-Mu, pengikut-Mu yang sejati.”