,

Pengampunan

Hari Lebaran banyak ditandai dengan ucapan “Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Kita patut
menghargai iktikad baik dari teman-teman Muslim kita yang berjuang untuk hidup suci
selama satu bulan penuh.

Bagaimana dengan kita sebagai orang Kristen? Tuhan Yesus mengatakan bahwa kita harus
belajar saling mengampuni 70 x 7 kali. Dia sendiri menjadi teladan dengan kasih-Nya yang
sempurna di atas kayu salib. Dia dengan tekun menanggung kehinaan yang datang kepada-
Nya secara bertubi-tubi. Bukan itu saja, Dia menanggung kehinaan itu dengan kasih dan tetap
mengasihi orang yang menghina Dia. Oleh karena itu, setiap kali kita mendengar kata
“pengampunan”, biarlah kita insaf bahwa di balik kata ini terkandung makna yang
mahadahsyat. Apa maksudnya?

Maksudnya adalah bahwa aku yang berdosa ini boleh menerima pengampunan. Aku yang
tidak bisa berjuang untuk hidup suci dari diriku sendiri ini bisa mendapatkan pengampunan.
Aku yang pada diriku sendiri tidak bisa mengampuni 70 x 7 kali ini mendapatkan hak penuh
untuk diampuni 70 x 7 kali. Dan aku yang tidak bisa melakukan semuanya ini perlu
memaafkan dan dimaafkan.

Lantas, apakah kita sudah memohon kepada Tuhan agar diberi kesempatan membagikan
pengampunan 70 x 7 kali ini selama Lebaran? Agar teman-teman kita mengerti bahwa Salib
itu mahadahsyat. Amin.