TAAT = BEBAS

Taat = bebas. Hmmm… rasanya ada yang aneh dengan pernyataan ini. Tuhan Yesus

mengatakan, “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan

kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yoh.

8:31) Dengan kata lain Tuhan Yesus mengatakan jika kamu taat kepada-Ku, kamu akan

merdeka. Tetapi.. Bukankah anak kecil saja tahu, taat tidak sama dengan bebas? Justru taat

= tidak bebas. Ia tidak bisa melakukan segala sesuatu sesuai keinginan hatinya. Orang tua

sudah menetapkan peraturan-peraturan yang ia harus taati. Jika ia tidak taat maka ia akan

mendapat hukuman. Jika ia taat maka ia tidak akan dihukum.

Suatu hari, saya melihat seekor anjing golden retriever yang sangat besar sedang duduk

sendirian di trotoar pasar. Tanpa tali, tanpa ada pemiliknya di sampingnya! Walaupun anjing

itu kelihatannya baik, saya tetap merasa ‘dag dig dug’ karena saya harus melewatinya untuk

masuk ke dalam pasar. Saat saya berjalan di depannya, tiba-tiba ia berdiri lalu berjalan ke

arah saya dan melewati saya. Saya kaget, ternyata ia berjalan mengikuti pemiliknya yang

baru saja keluar dari pasar. Wow, hebat sekali anjing itu. Dia pasti sudah sedemikian terlatih

dan taat kepada pemiliknya hingga pemiliknya berani untuk melepasnya tanpa tali di pasar!

Bagaimana jika ada seekor kucing yang lewat di depan matanya? Pasti anjing itu sudah tahan

godaan untuk mengejar kucing.

Taat = bebas. Anjing yang taat bebas dari tali.* Anjing yang kurang taat diikat oleh tali.

Seorang ibu berani melepas anaknya pergi ke mana saja, melakukan apa saja, karena ia

tahu pasti bahwa anaknya taat kepada Tuhan. Ia tidak takut anak itu pergi ke tempat-tempat

berdosa, tidak takut anak itu bergaul dengan penjahat, tidak takut anak itu membuka situs

porno ketika browsing di internet. Tetapi seorang ibu pasti tidak berani melepas anaknya

yang masih sering tidak taat bahkan kepada orang tuanya.

Bebas = bisa untuk tidak. Saya tidak mau berdosa tetapi saya tidak bisa. Dorongan itu begitu

kuat secara natural, mengalir begitu saja dan dalam sekejap saya sudah berdosa. Saya terikat,

saya tidak bebas, saya tidak bisa untuk tidak berdosa. Tetapi ingatlah janji Tuhan Yesus,

“Jika kamu taat, kamu akan mengenal kebenaran dan kebenaran akan memerdekakan kamu.”

Jika kita taat kepada Dia, maka kita bebas dari tali ikatan dosa. Jika kita taat pada keinginan

daging kita sendiri, maka kita diikat oleh tali dosa.

Hari ini, mari kita mengatakan, “Saya pegang janji-Mu. Saya mau taat, merdekakan saya.”

* saya tidak membicarakan anjing liar yang tidak ada pemiliknya.